“Kami tentu dapat menambahkan, dan selalu menghargai, keberanian pebalap dalam ingin kembali ke lintasan, membawa motor yang rusak parah untuk mencetak poin, dan, mengingat situasinya, ke posisi akhir yang menakjubkan, ke-12," tukas Dall’Igna.
Eks teknisi Aprilia Racing itu melihat para rival Ducati mulai menunjukkan tajinya di MotoGP Spanyol 2025. Ia mengingatkan agar timnya tidak terlena dan belajar dari kesalahan para pembalapnya.
"Khususnya (di Jerez), lawan-lawan kami menunjukkan apa yang mereka mampu, yang tentu saja tidak mengejutkan kami dan membuat tantangan kami dan olahraga yang luar biasa ini menjadi lebih menarik," kata Dall'Igna.
"Hal ini menjadi pengingat kami harus terus bekerja keras untuk meningkatkan level performa kami dan membuat para penggemar kami senang," pungkasnya.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.