"Anda memindahkan beban dari bagian belakang, menggesernya, lalu memindahkannya ke bagian depan motor. Ini adalah kombinasi dari beberapa hal. Kami perlu belajar banyak untuk memahami cara kerja motor ini dan apa yang kurang. Dengan begitu, kami bisa bersaing,” sambung Acosta.
Terlepas dari kegagalan di MotoGP Thailand 2025, Acosta tetap senang dengan performanya di Sirkuit Buriram. Acosta percaya andai tak ada kecelakaan, dirinya mampu finis lima besar.
“Kecepatannya tidak buruk secara keseluruhan. Saya kehilangan 40 detik karena jatuh. Jadi sebenarnya saya bisa saja masuk ke 5 besar. Namun sulit untuk mengatakannya, pada akhirnya begitulah adanya,” tutup Acosta.
MotoGP Thailand 2025 sendiri dimenangkan oleh Marc Marquez (Ducati Lenovo). Lalu urutan kedua dikuasai Alex Marquez (Gresini Ducati) dan posisi ketiga menjadi milik Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo).
(Rivan Nasri Rachman)