Share

Penyebab Dirut MGPA Berharap MotoGP Mandalika 2023 Digelar di Pertengahan Musim

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Rabu 10 Agustus 2022 23:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 10 38 2645665 penyebab-dirut-mgpa-berharap-motogp-mandalika-2023-digelar-di-pertengahan-musim-WykIE0R78d.jpg Dirut MGPA berharap MotoGP Mandalika 2023 dilangsungkan pada pertengahan musim (Foto: MotoGP)

PENYEBAB Direktur Utama (Dirut) Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria berharap MotoGP Mandalika 2023 digelar di pertengahan musim akan diulas dalam artikel ini. Salah satu alasan terkuat Priandhi Satria adalah pertimbangan mengenai jadwal bulan Ramadhan di tahun 2023 mendatang.

Seperti diketahui, Sirkuit Mandalika tak lagi digunakan untuk pramusim MotoGP 2023. Akan tetapi, Sirkuit Mandalika tetap masuk dalam kalender MotoGP 2023.

Sirkuit Mandalika

Hanya saja, penyelenggaraan MotoGP Mandalika tahun depan bakal berbeda dengan tahun ini. MotoGP Mandalika 2022 digelar sebagai balapan seri kedua musim ini.

Balapan yang di warnai dengan hujan badai dan dimenangkan oleh Miguel Oliveira tersebut berlansung pada Minggu, 20 Maret 2022 lalu. Sebelum itu, trek sepanjang 4,31 km tersebut juga telah sukses menggelar balapan World Superbike (WSBK) pada November 2021 lalu.

Kemudian, sirkuit yang berlokasi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu juga menjadi tuan rumah dalam tes pramusim MotoGP 2022 pada Februari lalu. Akan tetapi, baru-baru ini Dorna Sport mengumumkan secara resmi bahwa Mandalika tak lagi menggelar latihan pramusim MotoGP pada tahun depan.

Sebagai gantinya, Fabio Quartararo dan kolega bakal melakukan agenda tersebut di Sirkuit Algerve, Portugal. Kendati demikian, Dirut MGPA, Priandhi Satria, mensyukuri hal tersebut. Bahkan, dia juga berharap balapan MotoGP Mandalika 2023 dihelat pada pertengahan musim saja.

Sebab, Priandhi Satria menilai jika balapan di Mandalika digelar seperti jadwal tahun lalu maka akan berat bagi Indonesia sebagai negara muslim terbesar. Sebab, berdekatan dengan bulan Ramadhan, yang akan jatuh di awal April 2023.

Menurutnya, itu akan membuat antusiasme penonton berkurang. Apalagi, masyarakat Indonesia bakal fokus menyambut lebaran Idul Fitri tahun depan.

โ€œSeri pertama dekat dengan bulan puasa, seri kedua di bulan puasa, seri ketiga setelah bulan puasa, apakah di negara yang muslimnya banyak ini mudah untuk menggelar MotoGP di waktu tersebut? Karena banyak orang yang menabung mendekati bulan puasa,โ€ kata Satria Priandhi dalam keterangan MGPA, Rabu (10/8/2022).

Sirkuit Mandalika

Selain itu, jika balapan tersebut dihelat di bulan puasa, maka akan memberatkan para petugas dan juga panitia yang mayoritas beragama muslim. Selain itu, jika digelar setelah bulan puasa, maka para pecinta MotoGP Tanah Air mungkin masih berada di kampung halaman sehingga tak berkesempatan untuk menonton langsung para jagoan MotoGP beraksi di Mandalika.

โ€œDI NTB Marshall dan petugas kebersihan bertugas dari jam 9 pagi sampai jam 9 malam di bulan puasa. Seminggu setelah lebaran juga orang-orang masih banyak yang belum kembali dari kampung halamannya, jadi saya bersyukur pramusim dikasih ke orang lain dan kita dapat seri di tengah-tengah (musim) dan itu diprediksi bakal lebih seru dibanding awal musim,โ€ ujar Priandhi.

โ€œJadi ya begitu kondisinya, kurang baik sepertinya kalau MotoGP Mandalika itu digelar di bulan puasa atau mendekati. Kita berharap semoga dapat balapan di tengah musim atau menjelang akhir lah,โ€ imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini