Share

Rahasia Latihan Gila Daud Yordan, Latih Tanding Sampai 12 Ronde

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Selasa 05 Juli 2022 17:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 05 43 2624137 rahasia-latihan-gila-daud-yordan-latih-tanding-sampai-12-ronde-TLxvigvxq1.jpg Rahasia Latihan Gila Daud Yordan. (Foto: Instagram/@realdaudyordan)

RAHASIA latihan gila Daud Yordan menarik dikulik. Sebab, petinju asal Indonesia ini baru saja kembali menunjukkan ketangguhannya di atas ring.

Daud Yordan berhasil mempertahankan gelar juara WBC Asian Boxing Council Silver kelas ringan super miliknya. Hal itu terjadi usai dirinya membuat Panya Uthok (Thailand) tumbang dalam duel yang digelar di Balai Sarbini, Jumat 1 Juli 2022.

Daud Yordan

Dalam duel itu, petinju berjuluk Cino itu sukses menang secara TKO di ronde keenam. Duel ini sendiri diketahui memainkan 10 ronde dan Daud sudah tampil cukup apik sejak ronde pertama.

BACA JUGA: Lewat TKO di Ronde Keenam, Daud Yordan Menang atas Panya Uthok

Usai menorehkan pencapaian gemilang itu, serba-seri soal Daud Yordan menarik dikupas. Salah satunya soal rahasia latihan gilanya hingga bisa menorehkan prestasi luar biasa.

Rahasia Latihan Gila Daud Yordan

Dalam sebuah wawancara pada 2018, Daud Yordan pernah membeberkan rahasia latihan gilanya. Petinju kelahiran Ketapang 10 Juni 1987 itu mengungkapkan betapa beratnya porsi latihan yang dijalani sebelum bertanding.

Kala itu, Daud membeberkan porsi latihan sebelum mengalahkan petinju asal Rusia, Pavel Malikov, di Divs Sport Arena. Daud mengatakan bahwa dirinya harus berlatih tanding dengan tiga petinju berbeda dengan ukuran lebih besar.

Daud sendiri berlatih di bawah asuhan petinju Spanyol, Gabriel Campillo, jelang melawan Malikov. Pola latihan yang dijalaninya di bawah asuhan Campillo adalah berlatih dua kali dalam sehari.

Daud pun menjalani beberapa program latihan, di antaranya latih tanding melawan sejumlah petinju. Dalam latihan tanding ini, dia biasanya melakoni 12 ronde. Hal ini dilakukannya selama 4 bulan.

Daud Yordan

Biasanya, Daud akan berlatih tanding melawan petinju yang memiliki badan lebih besar darinya. Alhasil, dia bahkan harus menghadapi petinju light heavyweight, meski dirinya berada di kelas ringan.

“Latihan terdiri dari dua kategori, fisik maupun teknik, dan dilakukan baik pagi maupun sore. Pagi lebih fokus latihan fisik, dan sore fokus teknik. Itu dilakukan selama empat bulan. Program-program yang saya jalani, khususnya di sore ada latih tanding,” ujar pemegang sabuk juara WBA Intercontinental itu.

“Latih tanding menyerupai sekali dengan pertandingan. Di dalam hasil latih tanding itu sendiri banyak peningkatan-peningkatan yang saya dapatkan. Tentunya pengamatan dari tim pelatih membantu raih peningkatan signifikan tersebut,” tutur Daud.

Selain fisik, Daud juga dilatih untuk mengendalikan emosi. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar dirinya bisa lebih tenang saat berlaga di atas ring.

“Saya banyak sekali mengubah gaya sebelumnya. Sebelumnya emosi lebih tinggi, lebih labil, namun sekarang semakin dewasa dan mampu meredam emosi dan mampu bermain tenang,” ucap petinju yang merupakan juara WBO Asia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini