Share

Kelompok Kerja Perubahan AD/ART Dibentuk, Menpora Zainudin Amali Apresiasi Kinerja KOI

Tino Satrio, Jurnalis · Selasa 08 Maret 2022 22:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 08 43 2558456 kelompok-kerja-perubahan-ad-art-dibentuk-menpora-zainudin-amali-apresiasi-kinerja-koi-5qGApMhRmZ.jpg Menpora Zainudin Amali. (Foto: Kemenpora)

TANGERANG - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Indonesia, Zainudin Amali mengapresiasi kinerja Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang telah membentuk Kelompok Kerja (Pokja) untuk menyusun perunahan AD/ART. Bagi Amali, hal itu sangat tepat mengingat kini Indonesia sudah memiliki Undang-Undang Keolahragaan.

Seperti yang diketahui Pokja perubahan AD/ART menjadi salah satu poin penting yang dihasilkan dalam rapat anggota tahunan 2022 KOI yang berlangsung di Hotel JHL Solitaire, Gading Serpong, Selasa (8/3/2022) malam WIB.

Pokja perubahan AD/ART KOI nantinya akan beranggotakan lima orang. Adapapun anggota itu terdiri dari dua orang dari KOI, ditambah masing-masing satu dari Porlasi dan PBSI. Satu orang tenaga ahli juga akan ditunjuk oleh KOI itu sendiri.

Rapat Tahunan KOI

"Saya mengapresiasi keputusan penyesuaian AD/ART, karena kita sudah mempunyai dasar hukum yang baru, yaitu Undang-Undang Keolahragaan," kata Amali dalam penutupan rapat, Selasa (8/3/2022).

Amali turut menegaskan agar semua pihak, mulai dari KOI hingga para anggota federasi bisa menyesuaikan dengan aturan yang baru. Lebih lanjut, ia juga meminta para pengurus harus menyatukan langkah demi target yang dituju.

"Semua harus bisa menyesuaikan dengan aturan yang baru. Ke depan kita harus menyatukan gerak langkah karena Undang-Undang Keolahragaan adalah roh dari DBON," sambungnya.

Ketua Umum (Ketum) KOI, Raja Sapta Oktohari mengatakan bahwa usulan perubahan AD/ART sangat diperlukan. Selain untuk mengantisipasi perubahan Undang-Undang Keolahragaan, perubahan itu untuk membuat regulasi yang dimiliki Komite Olimpiade Indonesia tetap relevan dengan perkembangan jaman.

Tokoh pengusaha berusia 46 tahun itu juga menegaskan KOI terus melanjutkan komunikasi dan diplomasi internasional agar nama Indonesia semakin dikenal di dunia olahraga internasional. Pasalnya, hal tersebut sudah didapuk sebagai komitmen mereka.

Menpora Zainudin Amali (Agung Bakti Sarasa/MPI)

Membangun diplomasi internasional tentu saja agar nama Tanah Air bisa lebih tersohor dan dikenal lagi di dunia olahraga internasional. Selain itu, diplomasi tersebut untuk membuka pintu untuk membuka peluang kerja sama bersama ke federasi internasional dan Komite Olimpiade negara lain.

"Kami memperkuat intensitas komunikasi ke dunia internasional, seperti IOC, OCA, SEAGF, hingga berdiplomasi untuk membuka peluang kerja sama internasioanal," imbuh Raja Sapta Oktohari.

Tentunya perubahan AD/ART baru itu diharapkan bisa memenuhi target utama yang sudah disusun dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini