Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

POBSI Jateng Sukses Gelar Turnamen Biliar Putri dengan Standar Internasional di Pekalongan

Tim Okezone , Jurnalis-Jum'at, 19 November 2021 |13:35 WIB
POBSI Jateng Sukses Gelar Turnamen Biliar Putri dengan Standar Internasional di Pekalongan
Angeline Ticoalu juara turnamen biliar putri PB POBSI Jateng. (Foto/PB POBSI Jateng)
A
A
A

PEKALONGAN - Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Jawa Tengah sukses menggelar Turnamen Biliar Putri Bola Sembilan. Partai final berlangsung di Merdeka Pool & Lounge, Pekalongan, Rabu (18/11/2021).

Turnamen ini diikuti atlet dari 15 provinsi, termasuk sejumlah atlet nasional peraih medali di berbagai event nasional seperti PON XX di Papua dan Sea Games. Mereka memperebutkan hadiah 97,5 juta rupiah di nomor Biliar Putri 9 Ball dan 62,5 juta rupiah untuk nomor Bola 9 Ganda Campuran.

Foto/POBSI Jateng

Di partai final nomor single, Angeline M. Ticoalu, atlet senior asal Jawa Tengah yang pernah mewakili Indonesia di SEA Games menang dengan skor 9-5 atas Silviana Lu, atlet Papua yang meraih medali emas pada PON XX lalu.

Baca juga: Bikin Bangga! Atlet POBSI Feri Satriyadi ke Amerika Serikat untuk Tampil di Turnamen Biliar Dunia

Selain sukses menyelenggarakan event berkelas di tengah masa pandemi ini, sukses mempertemukan sejumlah atlet putri berprestasi, turnamen ini juga diakui memiliki kualitas penyelengaraan yang berkelas internasional.

Silviana Lu yang sudah berlaga di berbagai turnamen besar di dalam negeri maupun luar negeri memuji turnamen yang digelar oleh Pengprov POBSI Jawa Tengah ini . Menurut Silviana, ada sejumlah terobosan yang membuat turnamen ini berbeda dengan turnamen lain yang pernah ia ikuti, khususnya dalam hal penerapan aturan-aturan internasional.

“Luar biasa karena Pengprov POBSI Jateng dan Merdeka berani mengadakan event standar internasional. Dimana kita tau event ini dibuat sedetail mungkin. Seperti yang kita tau pada umumnya kualitas turnamen di Indonesia masih kurang . Dimana standarnya hanya untuk tingkat nasional Sehingga atlet-atlet tanah air tidak memiliki gambaran tentang event di luar. Contohnya dari aturan permainan, race, jam pertandingan dan lain lainnya. Dimana turnamen-turnamen yang ada memiliki aturan aturan yang berbeda. Saya berharap event seperti ini dapat terus berlanjut dan mungkin diikuti oleh pihak lainnya” ujar Silviana Lu.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement