Target Kampiun Piala Sudirman, Hariyanto Arbi Justru Juara Dunia Bulu Tangkis 1995

Ramdani Bur, Jurnalis · Rabu 27 Oktober 2021 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 27 40 2492608 target-kampiun-piala-sudirman-hariyanto-arbi-justru-juara-dunia-bulu-tangkis-1995-fSbkOSkJkV.jpg Hariyanto Arbi (kiri) bersama Liem Swi King. (Foto: Instagram/@hariyanto_arbi)

ADA cerita unik ketika Hariyanto Arbi keluar sebagai juara dunia bulu tangkis 1995 nomor tunggal putra. Pria yang kini berusia 49 tahun itu mengaku awalnya tidak menargetkan gelar juara dalam tunamen yang digelar di Laussane, Swiss pada 22-28 Mei 1995.

Ketika datang ke Swiss, target Hariyanto Arbi adalah membawa Tim Bulu Tangkis Indonesia juara Piala Sudirman 1995. Dulu, Piala Sudirman dan Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis digelar bergiliran.

Hariyanto Arbi

(Hariyanto Arbi rebut gelar juara dunia bulu tangkis 1995)

Setelah turnamen beregu (Piala Sudirman), barulah digelar turnamen perorangan (Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis) di kota yang sama. Saat itu, Piala Sudirman 1995 digelar di Laussane, Swiss pada 17-20 Mei.

Saat itu, Tim Bulu Tangkis Indonesia tergabung di Grup B bersama Denmark dan Thailand. Hasilnya, Indonesia menang 5-0 atas Thailand dan menumbangkan Denmark 3-2.

Keluar sebagai juara grup meloloskan Indonesia ke semifinal. Bertemu Korea Selatan, Indonesia menang 4-1. Hariyanto Arbi menyumbangkan poin bagi Indonesia setelah menghajar Kim Hak-kyun dengan skor 15-12, 9-15 dan 15-5.

BACA JUGA: Profil Hariyanto Arbi: Minder saat Masuk Pelatnas, Juara Dunia 1995 hingga Julukan Smash 100 Watt, Begini Kehidupannya Sekarang

Di partai puncak, Indonesia menghadapi China. Sayangnya, Indonesia tumbang 1-3 dari China. Hariyanto Arbi yang tampil di laga pertama kalah dari tunggal putra China, Sun Jun, dengan skor 7-15, 15-9 dan 11-15.

Setelah berjuang di tim beregu, Hariyanto Arbi turun di nomor perorangan Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 1995. Di babak pertama, Hariyanto Arbi mendapatkan bye. Setelah itu, performa luar biasa ditampilkan Hariyanto Arbi.

Hariyanto Arbi

(Hariyanto Arbi (tengah) kini bersama Kevin Sanjaya (kiri) dan Mohammad Ahsan (kanan)

Dari babak kedua hingga final, Hariyanto Arbi selalu menang straight game! Di partai puncak, Hariyanto Arbi mengalahkan tunggal putra Korea Selatan, Park Sung-woo dengan skor 15-11 dan 15-8.

“Awalnya target menang di Sudirman Cup. Tapi karena kalah dan merasa kecewa, saya merasa nothing to lose ketika bertanding di kejuaraan dunia. Ternyata justru malah jadi juara,” kata Hariyanto Arbi dalam program Special Dialogue Okezone.

Uniknya ketika ditanya siapa lawan terberat Hariyanto Arbi di Kejuaraan Dunia 1995, ia tak menyebut Park Sung-woo. Tunggal putra Denmark, Poul –Erik Hoyer Larsen, yang dikalahkan di semifinal dengan skor 15-10 dan 15-7 disebutnya sebagai lawan tersulit.

“Lawan Paul Erik dari Denmark jadi yang tersulit di Kejuaraan Dunia 1995,” tutup Hariyanto Arbi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini