Profil Hariyanto Arbi: Minder saat Masuk Pelatnas, Juara Dunia 1995 hingga Julukan Smash 100 Watt, Begini Kehidupannya Sekarang

Andika Pratama, Jurnalis · Rabu 27 Oktober 2021 11:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 27 40 2492449 profil-hariyanto-arbi-minder-saat-masuk-pelatnas-juara-dunia-1995-hingga-julukan-smash-100-watt-begini-kehidupannya-sekarang-1EMH4Bt7nu.jpg Ini kabar terkini Hariyanto Arbi (Foto: Instagram/@hariyanto_arbi)

HARIYANTO Arbi adalah legenda bulu tangkis Indonesia yang mengukir banyak prestasi bergengsi di nomor tunggal putra. Setelah pensiun pada 2000 silam, bagaimana kabar Hariyanto Arbi sekarang?

Sebelum membahas kabar terkini legenda bulu tangkis Indonesia itu, mari ulik karier Hariyanto Arbi. Pria kelahiran 21 Januari 1972 di Kudus, Jawa Tengah ini, aktif bermain bulu tangkis sejak kecil.

Hariyanto Arbi (Foto: Instagram/@hariyanto_arbi)

Nama Hariyanto Arbi mulai berkibar saat menjadi yang terbaik di turnamen junior pada 1989 silam. Gelar juara itu merupakan buah dari kerja keras Hariyanto Arbi dalam berlatih. Sekadar informasi, Hariyanto Arbi menimba ilmu bulu tangkis di PB Djarum

Hariyanto Arbi kemudian naik kelas dengan masuk ke Pelatnas pada 1990. Saat itu, Hariyanto Arbi sempat kaget dengan banyak pemain senior hebat di Pelatnas dan pola latihan di sana.

Momen berkesan bagi Hariyanto Arbi di Pelatnas adalah saat menunggu latihan. Dia datang untuk latihan jam 8 pagi, tetapi baru bisa latihan satu jam setengah setelahnya. Sebab, dia harus mengantre untuk bisa menggunakan lapangan.

BACA JUGA: Ini Calon Lawan Kuat Indonesia di Piala Thomas 2022 Versi Hariyanto Arbi

“Merasa kaget. Dulu, waktu Pelatnas paling junior. Latihan datang jam 8 pagi harus ngantri supaya bisa dapat lapangan latihan. Kadang baru mulai latihan jam setengah sepuluh pagi,” kata Hariyanto Arbi dalam program Special Dialogue Okezone, Rabu (27/10/2021).

Hariyanto Arbi bahkan merasa minder karena banyak pemain hebat di Pelatnas. Sementara itu, Hariyanto Arbi datang dari kampung dan berlatih di Ibu Kota.

“Sempat merasa minder dan kesulitan karena dirinya dari kampung dan berlatih di perkotaan,” tuturnya.

Namun, Hariyanto Arbi mampu melahap semua ilmu bulu tangkis di Pelatnas. Dia pun mulai menuliskan namanya di berbagai turnamen bergengsi sebagai juara.

Hariyanto Arbi (Foto: Instagram/@hariyanto_arbi)

Saat itu pula, Arby mulai dikenal dengan julukan Smash 100 Watt. Ternyata, julukan itu awalnya dari sebuah candaan Hariyanto Arbi dengan Ardy Bernardus Wiranata.

“Awalnya cuma candaan saja. Waktu itu, Ardy kalah lawan Rasyid Sidek di Malaysia. Pas pagi sarapan, bercanda kalau Ardy kalah karena smash-nya cuma 5 watt. Saya bilang nanti smash-nya akan 100 watt. Malamnya, saya bertemu Rasyid dan menang. Jadi, dijulukilah smas 100 watt itu,” ucap Hariyanto Arbi.

Julukan itu terus dipakai Hariyanto Arbi hingga pensiun dari dunia bulu tangkis pada 2000 silam. Sekadar informasi, prestasi tertinggi Hariyanto Arbi adalah mengantarkan Indonesia empat kali juara Piala Thomas ((1994, 1996, 1998, 2000) dan dua kali juara All England (1993 dan 1994).

Setelah pensiun, Hariyanto Arbi menjadi pebisnis. Akan tetapi, dia tidak bisa menjauh dari dunia olahraga. Kini, Hariyanto Arbi memiliki sebuah perusahaan perlengkapan olahraga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini