Ini Dua Penyebab Fajar/Rian Tumbang di Perempatfinal Denmark Open 2021

Hasyim Ashari, Jurnalis · Sabtu 23 Oktober 2021 12:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 23 40 2490544 ini-dua-alasan-fajar-rian-tumbang-di-perempatfinal-denmark-open-2021-G1Y1ivq9Bb.jpeg Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. (Foto: Badminton Photo)

ODENSE – Pasangan ganda putra asal Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto tumbang di perempatfinal Denmark Open 2021. Menurut pemaparan Fajar/Rian, mereka kalah karena jadwal yang terlalu padat sehingga stamina mereka terkuras habis serta faktor lawan yang memiliki pukulan yang amat kuat.

Kedua faktor itulah yang pada akhirnya membuat Fajar/Riaan harus angkat koper di babak perempatfinal Denmark Open 2021 setelah dikalahkan pasangan Malaysia Gho Sze Fei/Nur Izzudin. Fajar/Rian kalah dua gim langsung dengan skor 18-21, 17-21 padaa Jumat 22 Oktober 2021.

Menanggapi kekalahannya tersebut, Fajar/Rian mengakui padatnya jadwal pertandingan yang digelar oleh BWF (Badminton World Federation). Hal tersebut menurutnya menjadi masalah bagi setiap pemain bulutangkis.

Baca Juga: Hendra Setiawan Kini Dipanggil Naga Salju karena Jadi Pelatih Tommy Sugiarto di Denmark Open 2021

Fajar/Rian

“Menurut saya ini adalah pertandingan yang padat mulai dari Piala Sudirman, Piala Thomas, berlanjut ke Denmark Open, French Open, dan Indonesia Open. Ini yang sangat menjadi masalah terutama bagi setiap pemain bulutangkis, terutama karena baru pertama kali menjalani tur seperti ini,” ujar Fajar dalam sebuah video yang diunggah di website BWF, Sabtu (23/10/2021).

“Jadi ini harus benar-benar dipelajari sama kita semua. Memang semua pemain merasakan hal yang seperti ini, tetapi tergantung kita pintar-pintar menjaga kondisi badan dan itu yang sangat menjadi masalah buat kita semua sebagai atlet,” lanjutnya.

Selain faktor pertandingan yang sangat padat, Fajar/Rian juga mengaku kekuatan pukulan ganda putra Malaysia dan kurangnya antisipasi menjadi penyebab kekalahannya. Sempat memimpin skor di set kedua, namun Fajar/Rian banyak melakukan kesalahan.

“Yang jelas mereka bermain dengan bola depannya sangat halus dan kita kurang antisipasi itu semua. Kita udah coba di set kedua, pas tadi kita leading malah terkejar karena banyak melakukan kesalahan sendiri,” tutur Fajar.

Disinggung mengenai pasca kemenangan Indonesia di Piala Thomas 2020, Fajar/Rian mengatakan telah mempersiapkan semuanya untuk bisa memenangkan pertandingan selanjutnya yaitu Denmark Open 2021. Namun, sayangnya Fajar/Rian belum berhasil mendapatkan hasil yang mereka inginkan.

“Setelah selesai Thomas Cup kita mulai lagi dari nol. Datang kesini ke pertandingan Denmark Open 2021 bukan sebagai juara lagi karena kita sudah mulai dari nol lagi, jadi kita udah benar-benar mempersiapkan,” sambung Rian menambahkan.

“Tapi kita belum berhasil memenangkan pertandingan ini. Jadi kita terus belajar lagi dan mengevaluasi lagi yang kurang dari kekalahan ini,” tambah Rian.

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (Badminton Photo)

Kekalahan Fajar/Rian pun juga memastikan skuad ganda putra benar-benar habis di Denmark Open 2021. Selain Fajar/Rian, ganda putra muda lainnya, yakni Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri juga terhenti di perempatfinal usai menyerah dari Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen asal Denmark.

Kini Indonesia tinggal menyisakan dua wakil di semifinal Denmark Open 2021. Pertama berasa dari tunggal putra, yakno Tommy Sugiarto, lalu yang kedua berasal dari sektor ganda campuran yang diwakili oleh Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini