Menangi Denmark Open 2021, Viktor Axelsen Masih Tak Percaya Bisa Tumbangkan Kento Momota

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Senin 25 Oktober 2021 06:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 25 40 2491098 menangi-denmark-open-2021-viktor-axelsen-masih-tak-percaya-bisa-tumbangkan-kento-momota-zEOccMMxuu.jpg Tunggal putra asal Denmark, Viktor Axelsen. (Foto: Badminton Photo)

ODENSE - Tunggal putra asal Denmark, Viktor Axelsen berhasil memenangi Denmark Open 2021 usai menumbangkan wakil Jepang, Kento Motota di final pada Minggu 24 Oktober 2021. Kemenangan itu jelas disyukuri Axelsen, namun ia mengaku masih tak percaya dapat mengalahkan tunggal putra peringkat satu dunia tersebut.

Bermain di Odense Park, Denmark itu, Axelsen jadi satu-satunya wakil tuan rumah yang juara. Ia berhasil memenangkan laga melawan Momota dengan tiga gim lewat skor 20-22, 21-18, dan 21-12.

Laga itu selalu menyajikan rally-rally panjang di setiap perebutan poin demi poinnya. Alhasil kedua pemain peringkat satu dan dua dunia ini menghabiskan waktu hingga 1 jam 33 menit untuk mengakhirinya.

Baca Juga: Hasil Lengkap Final Denmark Open 2021: Boyong Tiga Gelar, Jepang Juara Umum

Viktor Axelsen

Secara singkat, di gim pertama Axelsen yang mampu unggul hingga defisit tujuh poin dibalap hingga skor 14-14. Sampai akhirnya, Kento membalikkan kedudukan menjadi 22-20.

Keadaan berbalik di gim kedua, Kento yang tadinya unggul 17-14 dapat disalip hingga 17-19. Akhirnya gim kedua dimenangkan Axelsen dan memaksa rubber gim.

Di gim ketiga, Axelsen baru mengeluarkan segala tenaganya dan konsisten menjaga keunggulan. Ia meninggalkan perolehan angka Kento di 12 dan melenggang mencapai poin 21.

Axelsen mengatakan ini merupakan laga yang sangat menguras tenaga baik secara fisik maupun mental. Ia memuji habis-habisan Kento yang memberikan perlawanan sangat kuat.

“Ya tentu ini laga yang sangat melelahkan. Saya kewalahan dan lelah. Sangat jelas Kento adalah lawan yang sangat-sangat kuat. Pemain yang fantastis. Tentu ini bagus ketika saya belum pernah menang (melawannya) dalam waktu lama,” ucap Axelsen dalam video yang diunggah BWF, Senin (25/10/2021).

Axelsen mengatakan sempat tidak percaya dengan kemenangannya ini. Masalahnya dari rekor pertemuan, ia hanya menang satu kali dan 14 sisanya dimenangkan Kento.

Dari rekor pertemuan itu saja membuktikan Momota sangat superior ketimbang Axelsen. Namun, pada akhirnya ia mengklaim laga final kemarin adalah pertarungan mental.

Kento Momota (Badminton Photo)

“Ini benar-benar pertarungan mental yang gila. Tidak mudah untuk melawan pemain papan atas. Anda di dalam permainan harus sekalian berpikir apa yang harus dilakukan atau kamu harus merubah sesuatu,” sambung Axelsen.

“Rasanya sulit untuk dipercaya jujur saja. Saya bisa tampil sebaik ini sejak Olimpiade dan memenangkan partai-partai besar. Tapi tetap tujuan saya mencapai versi terbaik diri saya,” lanjutnya.

Dengan kemenangan atas Momota, Axelsen pun berhasil membuat publik di Odense Park gembira. Ia menjadi satu-satunya wakil Denmark yang sukses meraih gelar juara di turnamen super 1000 tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini