Demi Indonesia, KOI Minta LADI Segera Selesaikan Masalah dengan WADA

Antara, Jurnalis · Senin 18 Oktober 2021 10:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 18 43 2487875 demi-indonesia-koi-minta-ladi-segera-selesaikan-masalah-dengan-wada-yRrRFUAxnN.jpg KOI minta LADI segera menyelesasikan masalah dengan WADA (Foto: NOC Indonesia)

JAKARTA - Indonesia tidak bisa mengibarkan bendera merah putih saat menjuarai Piala Thomas 2020. Hal itu mengundang perhatian dari berbagai pihak, termasuk Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

KOI meminta Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) segera menyelesaikan tanggung jawabnya kepada Badan Anti-Doping Dunia (WADA). Sebab, sanksi dari WADA telah terasa dampaknya saat Indonesia juara Piala Thomas 2020.

Indonesia Juara Piala Thomas 2020 (Foto: Badminton Photo)

Ketua KOI, Raja Sapta Oktohari, pun kecewa dan sedih dengan kejadian tersebut. Sebab, momen sakral penganugerahan medali tidak diiringi dengan pengibaran bendera merah putih.

“Saya sebagai Ketua Komite Olimpiade Indonesia bangga dengan penampilan Tim Thomas kita, tetapi juga sekaligus sangat kecewa dan sedih karena seremoni medali dengan bendera PBSI," kata Ketua KOI (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari dalam keterangan resminya, Senin (18/10/2021).

BACA JUGA: Selain Taufik Hidayat, Candra Wijaya Juga Kecewa Merah Putih Tidak Berkibar saat Indonesia Juara Piala Thomas 2020

"Bayangkan, 19 tahun Indonesia mendambakan membawa pulang Piala Thomas ke Tanah Air, tetapi saat juara justru bendera Merah Putih tidak bisa ditampilkan. Saya bersyukur Indonesia Raya masih dapat berkumandang,” sambung pria yang akrab dipanggil Okto itu.

Sebagaimana diketahui, LADI masih dinyatakan tidak patuh karena gagal menerapkan Kode Anti-Doping WADA 2021. Permasalahan dengan WADA membuat bendera Indoensia harus digantikan dengan bendera PBSI saat Indonesia juara Piala Thomas 2020.

Masalah dengan WADA juga membuat sejumlah hak-hak Indonesia di ajang olahraga internasional harus ditangguhkan. Di antaranya, tidak diperbolehkannya bendera negara berkibar di kejuaraan internasional, tidak diizinkan untuk terpilih menjadi tuan rumah olahraga kelas regional, kontinental hingga dunia selama satu tahun sejak diberlakukannya sanksi tersebut, serta hak-hak eksklusif lainnya.

Indonesia Juara Piala Thomas 2020 (Foto: Badminton Photo)

"Saya berharap LADI bisa menyelesaikan masalah ini secepatnya sehingga dapat segera terbebas dari sanksi doping yang merugikan Indonesia di ajang Internasional,” ucap Okto.

Sementara itu, dengan hasil ini, Indonesia pun mengukuhkan diri sebagai tim tersukses di Piala Thomas dengan koleksi 14 trofi. Indonesia diharapkan bisa mempertahankan gelar juara mereka di Piala Thomas 2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini