Legenda Ganda Campuran Indonesia: Tri Kusharjanto Peraih Medali Olimpiade Sydney 2000

Andika Pratama, Jurnalis · Jum'at 20 Agustus 2021 20:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 20 40 2458685 legenda-ganda-campuran-indonesia-tri-kusharjanto-peraih-medali-olimpiade-sydney-2000-NYDgDRHGGB.jpg Tri Kusharjanto legenda ganda campuran Indonesia (Foto: PB Djarum)

TRI Kusharjanto adalah salah satu talenta terbaik Indonesia di bulu tangkis sektor ganda campuran. Nama Kusharjanto berikibar saat berduet dengan Minarti Timur pada era 1990-an.

Pria kelahiran 18 Januari 1974 sudah mengenal bulu tangkis sejak kecil. Dia pun menggeluti dunia tepok bulu hingga bisa mengalahkan pebulu tangkis Pelatnas PBSI di sektor tunggal putra.

Minarti Timur/Tri Kusharjanto (Foto: Istimewa)

Kusharjanto pun mendapatkan panggilan untuk masuk Pelatnas PBSI, di Cipayung, pada 1993. Akan tetapi, karena sakit tifus, dia harus pulang ke kampung halamannya, Yogyakarta.

Sebulan setelahnya, Kusharjanto kembali mendapatkan panggilan untuk bergabung ke Pelatnas PBSI. Dia pun datang dan menimba ilmu untuk meningkatkan kemampuannya.

Saat itu, Kusharjanto mengalami kesulitan untuk bermain di sektor tunggal putra. Pada akhirnya, dia meminta dipindahkan ke sektor ganda campuran.

BACA JUGA: Flandy Limpele Peraih Medali Olimpiade Athena 2004 yang Bersinar di India dan Malaysia, Begini Kondisinya Sekarang

Pindah ke ganda campuran adalah keputusan tepat untuk Kusharjanto. Pada 1994, Kusharjanto berpartner dengan Minarti Timur yang pasangan aslinya, Joko Mardianto, cedera sehingga tidak bisa bertanding.

Setelah main dengan Minarti, karier Kusharjanto menanjak. Kusharjanto/Minarti mampu meraih beberapa gelar bergengsi, salah satunya Indonesia Open.

Kusharjanto/Minarti lima kali menjadi yang terbaik di Indonesia Open, yaitu pada 1995, 1996, 1997, 1998, dan 2000. Pencapaian Kusharjanto/Minarti bahkan lebih baik ketimbang duet Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang hanya mampu meraih dua gelar Indonesia Open.

Namun, Kusharjanto/Minarti gagal meraih medali emas di Olimpiade Sydney 2000 meski berstatus unggulan. Mereka kalah dari ganda campuran China, Zhang Jun/Gao Ling, dalam rubber gim dengan skor 15-11, 13-15, dan 11-15.

Minarti Timur/Tri Kusharjanto (Foto: Istimewa)

Meski begitu, Kusharjanto membayar kegagalan itu dengan membantu Tim Indonesia meraih Piala Thomas 2002. Saat itu, Kusharjanto turun di sektor ganda putra bersama Halim Haryanto.

Setelah melewati masa keemasannya dan umur terus bertambah, Kusharjanto pun gantung raket. Bakat bulu tangkis Kusharjanto menurun kepada sang putra, Rehan Naufal Kusharjanto. Sang putra mengikut jejak ayahnya dengan bermain di sektor ganda campuran.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini