Mantan Pelatih Ungkap Sifat Aprilia Manganang saat Ikuti Pekan Olahraga Pelajar

Jefry Langi , Jurnalis · Kamis 11 Maret 2021 11:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 11 43 2376067 mantan-pelatih-ungkap-sifat-aprilia-manganang-saat-ikuti-pekan-olahraga-pelajar-QWluFBsuMc.jpg Aprilia Manganang. (Foto: Instagram/@manganang92)

MANADO – Mantan pelatih Aprilia Manganang semasa mengikuti kejuaraan Pekan Olahraga Pelajar, Fredy Kojongian, mengaku kaget saat mendengar kabar bahwa bekas anak didiknya itu merupakan laki-laki. Pasalnya, selama mengikuti latihan bersama Fredy, Aprilia kerap menunjukkan sikap feminin.

Aprilia Manganang, mantan atlet voli putri ini, ternyata saat masih junior pernah menekuni tiga cabang olahraga, yakni atletik, basket, dan voli. Tiga cabang olahraga tersebut diikuti Aprilia saat masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMA).

Fredy Kojongian

Dia pun diutus untuk mengikuti pekan olahraga pelajar wilayah, nasional, bahkan Asia. Hal aneh terjadi disaat mantan atlet itu tidak bisa ikut kejuaraan pekan olahraga Asia di Jepang untuk cabang olahraga atletik karena hasil tes hormonnya. Kala itu, hormon testosteron (hormon pria) Aprilia lebih tinggi daripada hormon progesteron (hormon perempuan).

BACA JUGA: Gara-Gara Tes Hormon, Aprilia Manganang Gagal Ikut Kejuaraan Atletik Pelajar Asia

BACA JUGA: Laki-Laki Tulen, Aprilia Manganang Gilai Olahraga

Meski begitu, Fredy tetap berharap Aprilia Manganang dapat terus berkarya bagi bangsa Indonesia.

“Saya kaget juga waktu dia dinyatakan laki-laki karena waktu dia masih pelajar, sifat kewanitaannya masih menonjol,” ujar Fredy kepada MNC Portal Indonesia, di Manado, Kamis (11/3/2021).

“Aprilia waktu masih di SMA 1 itu secara umum diterima sebagai siswa berprestasi di cabang olahraga bola voli. Tetapi pada waktu dia menjalani beberapa kali latihan, dia lebih tertarik masuk ke cabang olahraga bola basket,” lanjutnya.

Aprilia Manganang

“Dari situlah, kita mulai dekat dengan atlet tersebut dan memang kalau mau dilihat sebenarnya tipe dia itu masih feminin waktu masih di bangku sekolah SMA. Jadi, belum ada kelihatan bahwa dia ini lebih ke laki-laki daripada perempuan,” jelas Fredy.

“Jadi sewaktu kita kasih latihan, dia itu sering merengek, bahkan menangis, dari cara bicara kita lihat itu dia masih perempuan,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini