5 Fakta Francesco Bagnaia, Anak Didik Valentino Rossi yang Direkrut Tim Pabrikan Ducati

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 01 Oktober 2020 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 01 38 2286658 5-fakta-francesco-bagnaia-anak-didik-valentino-rossi-yang-direkrut-tim-pabrikan-ducati-TXww9D2k6o.jpg Francesco Bagnaia dan Valentino Rossi pada jumpa pers (Foto: Twitter/@PeccoBagnaia)

KABAR yang dinanti-nanti akhirnya tiba. Pada Rabu 30 September 2020 sore WIB, Ducati Corse resmi mengumumkan perekrutan Francesco Bagnaia ke tim pabrikan Mission Winnow Ducati. Pembalap asal Italia itu akan kembali berduet dengan rekan setimnya di Pramac Ducati saat ini, Jack Miller.

Bergabungnya pembalap yang akrab disapa Pecco itu bukan tanpa alasan. CEO Ducati, Claudio Domenicali, menyebut Pecco Bagnaia sangat pantas mendapat kesempatan memperkuat tim pabrikan. Hal itu tidak terlepas dari penampilannya pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2021.

Baca juga: Miller dan Bagnaia Pantas Naik ke Tim Pabrikan DucatiĀ 

Francesco Bagnaia direkrut Tim Pabrikan Ducati pada usia yang terhitung muda, yakni 23 tahun. Tentu menarik untuk mengenal sosok pria kelahiran Turin ini. Berikut fakta singkat mengenai Francesco Bagnaia yang dirangkum dari beberap sumber:

5. Jagoan di Usia Muda

Bakat besar Francesco Bagnaia sudah tercium sejak usia dini. Ia merupakan kampiun Kejuaraan MiniGP Eropa pada 2009. Setelah itu, ia memberanikan diri naik kelas ke Kejuaraan Mediterrania 2010 dan langsung finis sebagai runner-up.

Pada 2012, Pecco Bagnaia mulai merintis karier menuju MotoGP. Ia mengikuti Kejuaraan CEV Moto3 pada 2012. Dengan mengendarai Honda NSF250R, pembalap kelahiran Turin itu finis ketiga di klasemen akhir, di belakang Alex Marquez dan Luca Amato.

Francesco Bagnaia cukup hebat di kelas Moto2

4. Streak Manis di Moto2

Pecco Bagnaia cukup lama berkiprah di Moto3. Sejak 2013 hingga 2016, ia selalu berkutat di Moto3 tanpa pernah menjadi juara dunia. Catatannya pun terhitung buruk, yakni hanya dua kali menang dan tujuh kali naik podium di Moto3. Namun, hal itu tidak menghalanginya untuk naik ke Moto2 pada 2017.

Di kelas ini, bakat Pecco Bagnaia semakin terasah. Ia memiliki catatan manis berupa streak selalu finis pada 36 balapan yang diikuti selama dua tahun di Moto2. Bagnaia juga punya catatan selalu meraih poin di 34 balapan beruntun. Catatan itu sungguh spesial mengingat persaingan ketat di Moto2.

3. Juara dunia Moto2

Streak manis yang dicatatkan Francesco Bagnaia pada 2017-2018 berbuah manis untuknya. Ia berhasil keluar sebagai juara dunia Moto2 2018. Penampilannya tiga musim lalu betul-betul luar biasa. Pecco menang delapan kali dan total mencatatkan 12 kali naik podium.

Performa ciamik itu membanya promosi ke kelas MotoGP. Ducati Corse mengikatnya dengan kontrak selama setahun dan ditempatkan di tim satelit Pramac Ducati. Kebijakan itu diambil demi memumpuk pengalaman merasakan sengitnya persaingan di kelas premier.

Francesco Bagnaia menjalin hubungan dengan Domizia Castagnini

2. Punya pacar cantik

Kehidupan Francesco Bagnaia di luar lintasan cukup menarik untuk diikuti. Ia diketahui menjalin hubungan kasih dengan Domizia Castagnini. Keduanya diketahui sudah berpacaran sejak 2015. Hubungan itu masih awet hingga hari ini.

Domizia Castagnini bahkan termasuk sebagai pasangan yang setia mendampingi Francesco Bagnaia. Perempuan berusia 23 tahun itu sering terlihat di paddock MotoGP untuk mendukung sang kekasih. Sayangnya, musim ini hal itu tidak bisa sering dilakukan karena kebijakan pembatasan personel di paddock.

1. Anak didik Valentino Rossi

Sebagai seorang pembalap berkebangsaan Italia, wajar apabila akhirnya Francesco Bagnaia direkrut ke Akademi Balap VR46 milik Valentino Rossi. Ia termasuk salah satu murid-murid awal The Doctor ketika akademi mulai dibuka pada 2013 bersama dengan Franco Morbidelli.

Francesco Bagnaia dan Valentino Rossi

Dukungan penuh diberikan sang mentor. Pada 2014, ia dimasukkan ke Tim Sky Racing VR46 di kelas Moto3. Sempat memperkuat dua tim lain, Pecco lagi-lagi masuk ke tim balap milik Valentino Rossi pada 2017 atau ketika promosi ke Moto2.

Bersama Sky Racing VR46 di Moto2, Francesco Bagnaia akhirnya menjadi juara dunia. Jika tidak membalap, Bagnaia ikut berlatih dengan Rossi di ranch. Kini, Pecco mengikuti jejak Rossi dengan bergabung bersama Ducati Corse.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini