KABAR yang dinanti-nanti akhirnya tiba. Pada Rabu 30 September 2020 sore WIB, Ducati Corse resmi mengumumkan perekrutan Francesco Bagnaia ke tim pabrikan Mission Winnow Ducati. Pembalap asal Italia itu akan kembali berduet dengan rekan setimnya di Pramac Ducati saat ini, Jack Miller.
Bergabungnya pembalap yang akrab disapa Pecco itu bukan tanpa alasan. CEO Ducati, Claudio Domenicali, menyebut Pecco Bagnaia sangat pantas mendapat kesempatan memperkuat tim pabrikan. Hal itu tidak terlepas dari penampilannya pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2021.
Baca juga: Miller dan Bagnaia Pantas Naik ke Tim Pabrikan Ducati
Francesco Bagnaia direkrut Tim Pabrikan Ducati pada usia yang terhitung muda, yakni 23 tahun. Tentu menarik untuk mengenal sosok pria kelahiran Turin ini. Berikut fakta singkat mengenai Francesco Bagnaia yang dirangkum dari beberap sumber:
5. Jagoan di Usia Muda
Bakat besar Francesco Bagnaia sudah tercium sejak usia dini. Ia merupakan kampiun Kejuaraan MiniGP Eropa pada 2009. Setelah itu, ia memberanikan diri naik kelas ke Kejuaraan Mediterrania 2010 dan langsung finis sebagai runner-up.
Pada 2012, Pecco Bagnaia mulai merintis karier menuju MotoGP. Ia mengikuti Kejuaraan CEV Moto3 pada 2012. Dengan mengendarai Honda NSF250R, pembalap kelahiran Turin itu finis ketiga di klasemen akhir, di belakang Alex Marquez dan Luca Amato.

4. Streak Manis di Moto2
Pecco Bagnaia cukup lama berkiprah di Moto3. Sejak 2013 hingga 2016, ia selalu berkutat di Moto3 tanpa pernah menjadi juara dunia. Catatannya pun terhitung buruk, yakni hanya dua kali menang dan tujuh kali naik podium di Moto3. Namun, hal itu tidak menghalanginya untuk naik ke Moto2 pada 2017.
Di kelas ini, bakat Pecco Bagnaia semakin terasah. Ia memiliki catatan manis berupa streak selalu finis pada 36 balapan yang diikuti selama dua tahun di Moto2. Bagnaia juga punya catatan selalu meraih poin di 34 balapan beruntun. Catatan itu sungguh spesial mengingat persaingan ketat di Moto2.