Aprar Hassan Jadi Muslimah Amerika Pertama yang Kenakan Hijab di Turnamen Nasional

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 15 Juli 2020 16:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 15 43 2246889 aprar-hassan-jadi-muslimah-amerika-pertama-yang-kenakan-hijab-di-turnamen-nasional-ccRDpskypu.jpg Aprar Hassan

NEW YORK – Aprar Hassan menjadi perempuan muslim Amerika Serikat pertama yang bertanding dengan mengenakan hijab di turnamen nasional. Hal itu terjadi pada November 2019 di Amateur Athletic Union Karate National Championships.

Pada awalnya, para atlet karate sebenarnya dilarang bertanding dengan menggunakan penutup kepala apa pun, termasuk hijab. Akan tetapi, sejak lima tahun lalu, regulasi tersebut diubah. The World Karate Federation (WKF) kini sudah menyetujui penggunaan hijab.

Aprar tentunya langsung mencuri perhatian dalam turnamen tersebut. Sebab, ia satu-satunya karateka yang mengenakan hijab dalam pertandingan. Aprar menggunakan hijab berwarna hitam ditambah turtleneck putih sebagai pelapis baju karatenya.

Baca juga: Cerita Dua Atlet Muslim Inggris yang Tolak Pesta Sampanye Usai Jadi Juara Dunia

Aprar Hassan

Aprar yang masih berusia 17 tahun sejatinya telah mengukir sejumlah prestasi. Aprar tercatat telah memenangkan kejuaraan nasional karate selama dua tahun berturut-turut.

Sekadar diketahui, Aprar adalah satu-satunya anak perempuan dari tiga bersaudara. Ayahnya berimigrasi pada tahun 1996 dari Mesir. Aprar pun tumbuh di Brooklyn, Amerika Serikat.

Karier Aprar sebagai seorang karateka sebenarnya mengikuti jejak sang ayah. Tercatat, ayah Aprar pernah membela Timnas Karateka Mesir. Sementara itu, Aprar sendiri mencoba kelas karate pertamanya di Pusat Pemuda Masyarakat Muslim Amerika (MAS) ketika berusia tiga tahun.

Ketika berusia lima tahun, Aprar sudah bersaing di turnamen nasional AS untuk karate. Selanjutnya, 10 tahun kemudian, pada 2017, Hassan memenangkan gelar nasional pertamanya.

Diakui oleh Aprar bahwa ia memiliki rasa gugup ketika hendak bertanding. Akan tetapi, saat dirinya sudah tiba di arena dan berhadapan dengan lawan, seluruh rasa gugup dan kekhawatiran yang dimilikinya tersebut justru menguap begitu saja.

“Saya sangat gugup karena saya berpikir bagaimana jika saya tidak juara, bagaimana jika saya tidak tampil bagus, bagaimana jika saya mengacau?” aku Aprar dalam sebuah wawancara dengan NBC News, Rabu (15/7/2020).

Saat ini Aprar sedang berusaha agar bisa ikut serta dalam Tim Nasional Karate Amerika Serikat untuk Olimpiade 2024. Akan tetapi, untuk mewujudkan hal tersebut, Aprar harus berlatih lebih keras lagi dan memenangkan lebih banyak turnamen.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini