KISAH Jonatan Christie menggunakan sebagian uang bonus Asian Games 2018 untuk membangun masjid di Lombok akan diulas Okezone. Jonatan Christie sudah menjadi andalan tunggal putra Indonesia ketika usianya baru 17 tahun pada 2015.
Saat itu, Jonatan Christie berperan sebagai tunggal putra Indonesia di ajang bergengsi beregu campuran, yakni Piala Sudirman 2015. Setelah itu, Jonatan Christie menjadi tulang punggung Indonesia di Piala Thomas 2016, 2018, 2020, 2022 dan 2024.

Bahkan pada 2020, ia membantu tim bulu tangkis Indonesia juara Piala Thomas, atau gelar pertama sejak 2002. Sebelum memenangkan Piala Thomas 2020, ada pencapaian luar biasa yang pernah dicatatkan Jonatan Christie.
Jonatan Christie mencetak prestasi tertinggi pertama sebagai pebulu tangkis, yakni memenangkan medali emas Asian Games 2018 ketika usianya baru 20 tahun. Dalam perjalanannya menjadi juara, Jonatan Christie tidak melaluinya dengan mudah.
Di babak pertama, ia langsung dihadapkan dengan tunggal putra nomor satu dunia saat itu, Shi Yu Qi, Namun, Jonatan Christie langsung tampil mengejutkan dengan menang dramatis 21-19, 19-21 dan 21-17.
Setelah mempermalukan Shi Yu Qi, Jonatan Christie berturut-turut menumbangkan Khosit Phetpradab (Thailand, 16 besar), Vincent Wong Wi Ki (Hong Kong, perempatfinal) dan Kenta Nishimoto (Jepang, semifinal).