“Saya tahu saya adalah seorang pembunuh. Saya merasa senang. Saya sudah bekerja untuk ini. Saya tidak pernah melewatkan satu hari dan harus lebih baik dari kemarin,” ungkap Gaethje, mengutip dari The Independent, Minggu (10/5/2020).
“Ketika saya kalah saya harus berubah. Begitu saya mengerti apa yang salah, saya menyadari bahwa saya terlalu banyak bersenang-senang,” pungkasnya.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.