Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cerita Sedih Jorge Martin 2 Kali Gagal Jadi Rider Tim Pabrikan Ducati: Kontrak Tidak Berarti

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Jum'at, 19 Juni 2026 |00:33 WIB
Cerita Sedih Jorge Martin 2 Kali Gagal Jadi Rider Tim Pabrikan Ducati: Kontrak Tidak Berarti
Simak cerita sedih Jorge Martin yang dua kali gagal jadi rider tim pabrikan Ducati (Foto: Instagram/@89jorgemartin)
A
A
A

JORGE Martin kembali bicara soal dua kali gagal gabung tim pabrikan Ducati Lenovo pada 2023 dan 2025. Ia menyebut, kontrak tidak berarti apa-apa di dunia balap.

Martin promosi ke MotoGP pada 2021 dan ditempatkan di tim Pramac Racing yang merupakan satelit bagi Ducati Corse. Ia sukses membayar kepercayaan itu dengan memenangi MotoGP Styria 2021.

1. Ditikung

Jorge Martin. (Foto: Instagram/aprilia)

Selang setahun, Ducati lalu memberi penghargaan berupa kontrak untuk naik ke tim pabrikan pada 2023. Tapi, pada akhirnya, Martin gagal promosi karena ditikung Enea Bastianini.

“Pada 2022, saya sudah tanda tangan kontrak untuk 2023 untuk menjadi pembalap tim pabrikan. Tapi, di titik tertentu, mereka bilang, ‘Kami tidak menginginkanmu, kamu tidak akan ke sana, kami akan merekrut pembalap lain,’” papar Martin, dikutip dari Crash, Jumat (19/6/2026).

Pria asal Spanyol itu tak masalah gagal gabung tim pabrikan Ducati Lenovo pada 2023. Apalagi, ia justru mendapat sokongan setara rider tim pabrikan dengan motor Ducati Desmosedici GP terbaik.

“Lalu, kami menandatangani kontrak lain dan saya menerima syaratnya karena bahagia dengan tim Pramac. Saya memiliki motor spek pabrikan, jadi, mempertimbangkan semua hal, tidak ada yang berbeda,” tukas Martin.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement