Sementara itu, Krawietz masih tetap aktif menjalani latihan meski bekerja di supermarket. Ia menyelingi shiftnya dengan tiga sesi latihan per minggu. Sebagai atlet, ia mendapat pun mendapat izin khusus dari pemerintah untuk menggunakan fasilitas latihan tenis dengan jumlah terbatas. Ia pun akan mengakhiri tugasnya di supermarket ketika situasi lockdown berakhir.
“Salah satu alasan saya melakukan ini adalah karena saya merasa sangat sulit untuk melakukan latihan penuh ketika saya tidak yakin kapan saya akan bermain penuh lagi. Saya tidak tahu kapan kami akan kembali, tetapi saya tidak menyesal bekerja di supermarket, itu menyenangkan,” pungkasnya.
(Ramdani Bur)