PETENIS putra asal Jerman, Kevin Krawietz, sempat membuat publik Jerman terkejut saat dirinya bekerja di supermarket selama situasi lockdown akibat pandemi virus Corona. Juara Prancis Open 2019 di nomor ganda putra bersama Antoine Mies tersebut memutuskan bekerja di supermarket setelah merasa bosan selama di dalam rumah.
Sebagai petenis berprestasi, Krawietz, menyangkal alasannya untuk bekerja di supermarket karena alasan ekonomi. Tetapi, ia merasa membutuhkan aktivitas pada saat ini karena ia merasa tidak bisa berdiam diri. Tak ingin keluar rumah dengan tujuan negatif, akhirnya ia lebih memilih bekerja di supermarket untuk melayani orang banyak di situasi saat ini.

Selama bekerja di supermarket, Krawietz awalnya ingin bekerja secara anonim alias tidak dikenal publik. Tetapi, banyak publik yang merasa cukup mengenalinya hingga ada yang menyebutkan dirinya mirip dengan petenis ganda putra asal Jemran yakni Krawietz.
Baca juga Ulang Tahun Petenis Kyrgios Sepi Ucapan, Tsitsipas Usil Umbar Nomor Ponsel
“Ini bukan karena uang. Saya sudah sangat bosan selama lockdown dan seorang teman saya bekerja di supermarket Lidl. Ia bercanda kepada saya dan teman lain mengatakan bahwa mereka (supermarket) mencari orang untuk bekerja di supermarket,” ungkap Kraqwietz, mengutip dari Daily Mail, Kamis (30/4/2020).
“Saya mencari pengalaman baru, dan meskipun tidak sama dengan menjadi dokter, bekerja di supermarket saat ini adalah pekerjaan yang sangat penting dalam membantu masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Krawietz masih tetap aktif menjalani latihan meski bekerja di supermarket. Ia menyelingi shiftnya dengan tiga sesi latihan per minggu. Sebagai atlet, ia mendapat pun mendapat izin khusus dari pemerintah untuk menggunakan fasilitas latihan tenis dengan jumlah terbatas. Ia pun akan mengakhiri tugasnya di supermarket ketika situasi lockdown berakhir.
“Salah satu alasan saya melakukan ini adalah karena saya merasa sangat sulit untuk melakukan latihan penuh ketika saya tidak yakin kapan saya akan bermain penuh lagi. Saya tidak tahu kapan kami akan kembali, tetapi saya tidak menyesal bekerja di supermarket, itu menyenangkan,” pungkasnya.
(Ramdani Bur)