nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Juarai Prancis Open 2019, Praveen/Melati Ancam Posisi Pasangan Thailand

Ezha Herdanu, Jurnalis · Senin 28 Oktober 2019 15:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 28 40 2122635 juarai-prancis-open-2019-praveen-melati-ancam-posisi-pasangan-thailand-UNt3iDOCeM.jpg Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (Foto: BWF)

PARIS – Hasil positif berhasil ditorehkan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti ketika tampil di turnamen bulu tangkis Prancis Open 2019. Praveen/Melati berhasil menjadi kampiun usai menundukkan ganda campuran nomor satu dunia, Zheng Siwei/Huang Yaqiong, di partai puncak Prancis Open 2019.

Dalam pertandingan final yang digelar di Stade Pierre de Coubertin, Praveen/Melati memang mendapatkan perlawanan yang sengit dari pasangan asal China tersebut. Bahkan, Praveen/Melati harus puas menutup set pertama dengan tertinggal 22-24.

Praveen/Melati

Pada set kedua, Praveen/Melati bangkit dan menunjukkan performa gemilang, sebelum akhirnya menutup set kedua dengan unggul 21-16 atas Zheng/Huang. Sementara pada set penentuan, Praveen/Melati melanjutkan performa positifnya dan keluar sebagai pemenang usai unggul 21-12 atas lawannya itu.

Baca Juga: Praveen/Melati Tak Ingin Cepat Puas Usai Juara Prancis Open 2019

Praveen/Melati pun akhirnya dinobatkan sebagai kampiun Prancis Open 2019. Mereka juga melanjutkan tren positif yang mereka dapatkan sejak Denmark Open 2019. Berhasil meraih prestasi gemilang dalam dua turnamen terakhir berdampak besar terhadap raihan poin Praveen/Melati.

Meski hingga kini Praveen/Melati masih menghuni posisi kelima di sektor ganda campuran, margin mereka dengan penghuni posisi empat yang dimiliki oleh pasangan Thailand, yaitu Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai kian terkikis.

Praveen/Melati

Saat ini, Praveen/Melati hanya butuh 6.236 poin lagi untuk bisa mengudeta posisi Puavaranukroh/Taerattanachai sebagai pasangan ganda campuran pemilik peringkat nomor empat dunia. Dengan masih ada sejumlah turnamen, bukan tak mungkin Praveen/Melati merealisasikannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini