nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wahyu/Ade Miliki Motivasi Lebih di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2019

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Selasa 23 April 2019 07:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 23 40 2046788 wahyu-ade-miliki-motivasi-lebih-di-kejuaraan-bulu-tangkis-asia-2019-gwwfPzRGlI.jpg Wahyu/Ade. (Foto: PBSI)

WUHAN – Pasangan ganda putra Indonesia, Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf Santoso, kini tengah memfokuskan diri untuk menghadapi Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2019, yang berlangsung di Wuhan, China pada 23-28 April 2019. Di ajang tersebut, Wahyu/Ade berharap bisa terus melaju ke semifinal atau bahkan menjuarainya agar dapat memperbaiki posisi mereka di peringkat dunia.

Ingin memperbaiki posisi mereka di peringkat dunia pada sektor ganda putra memang menjadi motivasi lebih Wahyu/Ade di Kejuaraan Bulu Tangkis 2019. Mereka berharap bisa menyusul ketiga rekannya, yakni Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, lalu Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, di posisi 10 besar dunia.

Baca Juga: Daftar Wakil Indonesia di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2019

Karena ingin masuk 10 besar peringkat dunia itulah Wahyu/Ade berjanji bakal tampil maksimal di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2019 tersebut. Untuk saat ini, Wahyu/Ade masih tertahan di peringkat 25 dunia. Masih lebih rendah bila dibandingan rekan setimnya yang lain di ganda putra Indonesia, yakni Berry Angriawan/Hardianto yang bertengger di peringkat 17 dunia.

“Harusnya sih (bisa) masuk semifinal, maunya bisa ke semifinal atau bahkan lebih, supaya cepat naik rangkingnya dan mengejar teman-teman yang lain. Saya dan Ade harus banyak perbaikan terutama di saat-saat kritis," tegas Wahyu, dikutip dari laman resmi PBSI, Selasa (23/4/2019).

Tentu keinginan Wahyu/Ade untuk mencapai semifinal Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2019 itu tidaklah mudah. Pasalnya tiap negara jelas menurunkan atlet-atlet terbaiknya di turnamen tersebut. Wahy/Ade pun juga harus memenangkan laga di babak pertama saat melawan Dinuka Karunaratna/Niluka Karunaratne (Sri Lanka) untuk bisa terus melaju di kompetisi tersebut.

(RNR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini