nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Marcus/Kevin Takluk, Ini Komentar Susi Susanti

Andika Pratama, Jurnalis · Senin 29 April 2019 00:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 29 40 2049149 marcus-kevin-takluk-ini-komentar-susi-susanti-FwJbykBQKE.jpg Marcus/Kevin. (Foto: Laman Resmi PBSI)

KUDUS - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susi Susanti, turut mengomentari kegagalan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menjadi kampiun Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2019. Marcus/Kevin yang merupakan unggulan pertama secara mengejutkan takluk dari wakil Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe dengan skor 18-21, 3-21.

Susi yang ditemui seusai menghadiri acara HUT ke-50 PB Djarum di GOR Djarum, Kudus, mengaku belum tahu pasti penyebab kekalahan telak Minions -julukan Marcus/Kevin. Dugaan awal Susi ada permasalahan non teknis. Akan tetapi, istri Alan Budi Kusuma itu menyatakan harus menunggu laporan dari pelatih yang mendampingi Marcus/Kevin dahulu untuk mengetahui masalah apa yang terjadi di partai puncak tersebut.

Baca Juga: Marcus/Kevin Antiklimaks di Final Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2019

"Saya masih belum tahu secara detail. Di beberapa pertandingan ini performa minions belum kembali, belum peak performance terbaik. Mungkin ada kondisinya (yang kurang fit). Saya belum dapat info dari pelatih," ujar Susi, kepada para awak media, Minggu (28/4/2019).

"Ini yang harus kami amati. Kita harus tahu permasalahannya, apakah non teknis, atau masalah lainnya hingga tidak keluar (permainannya)," tambahnya.

Susi menekankan apabila penyebab kekalahan Minions telah diketahui maka evaluasi akan dilakukan supaya tak terulang di pertandingan selanjutnya. Legenda bulu tangkis Indonesia itu pun berharap performa Marcus/Kevin akan kembali seperti semula mengingat Olimpiade 2020 yang akan berlangsung di Tokyo, Jepang, semakin dekat.

"Kita harus tahu kekalahannya di mana, kita harus mempelajari agar di pertandingan selanjutnya ngga seperti itu. Yang pasti berharap bisa kembali seperti semula. Persaingan ketat, harus evaluasi lebih lanjut, next peesiapan berharap seperti semula. Olimpiade lebih dekat, ini sesuatu yang serius. Posisi ganda putra harus tetap stabil," pungkasnya.

(RNR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini