nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelari China Dianggap Melecehkan Bendera Nasional

Bagas Abdiel, Jurnalis · Jum'at 23 November 2018 10:20 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 23 43 1981626 pelari-china-dianggap-melecehkan-bendera-nasional-XnffA8Cif9.jpg He Yinli (Foto: CGTN)

SUZHOU – Pelari maraton asal China, He Yinli, dianggap telah melecehkan negaranya ketika melakoni perlombaan di ajang Suzhou Maraton pada Minggu 18 November 2018. Ia diduga melakukan perbuatan tidak terpuji dengan membuat bendera negaranya di tengah perlombaan.

Situasi tersebut terjadi kala He Yinli bersaing ketat dengan pelari asal Ethiopia yakni Ayantu Abera Demissie jelang lomba berakhir. Seorang relawan pun mencoba untuk memberikan bendera kepada He Yinli untuk melakukan selebrasi kala menyentuh garis finis.

He Yinli sendiri sempat memegang bendera tersebut selama beberapa detik. Namun tiba-tiba ia menjatuhkan bendera tersebut ke tanah. Atas perbuatannya tersebut pelari berusia 30 tahun itu pun menuai kecaman karena dianggap tidak memiliki patriotisme.

He Yinli

Akan tetapi banyak pihak yang juga tidak menyalahkan aksi He Yinli. Sebab relawan yang memberikan bendera China tersebut juga dianggap terlalu cepat dan mengganggu konsentrasi pelari itu sendiri. Mereka berpendapat seharusnya bendera tersebut bisa diberikan setelah para pelari menyelesaikan perlombaan.

Baca juga Fernando Alonso Beri Sinyal Kembali ke F1 pada 2020

Hal itu juga disampaikan He Yinli yang ingin menunjukkan rasa nasionalismenya dengan memenangi pertandingan. Ia mengaku tidak sengaja menjatuhkan bendera nasional China karena terlalu berfokus pada usahanya untuk mengejar garis finis terdepan. Meski akhirnya ia harus puas finis di posisi kedua.

He Yinli

“Saya berkata pada diri sendiri untuk melakukan yang terbaik. Setelah menerima bendera nasional, irama saya sedikit terganggu. Sulit untuk kembali ke ritme asli setelah kekacauan itu. Namun saya rasa tidak perlu menyalahkan para sukarelawan karena mereka melakukan tugas mereka sendiri dan mereka mungkin tidak mengerti apa yang harus mereka lakukan,” ucap He Yinli, mengutip dari Beiqing Net, Jumat (23/10/2018).

“Relawan pertama muncul mengantarkan bendera nasional sekitar 400 meter sebelum akhir lomba. Saya tidak terkejut melihat dia datang untuk mengibarkan bendera nasional. Tapi saya berpikir untuk tidak mengambil bendera nasional dan tidak menunda lomba. Tetapi pada akhir 300 meter, sukarelawan kedua muncul dan saya tidak memikirkan itu,” tutupnya.

(Bad)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini