NEVADA – Perkelahian massal yang terjadi di UFC 229 masih menjadi perbincangan. Sebab, kedua petarung, Conor McGregor dan Khabib Nurmagomedov, merupakan dua nama besar dari ajang beladiri campuran tersebut.
Khabib muncul sebagai pemenang dalam pertandingan yang digelar di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat (AS), Minggu 7 Oktober 2018 pagi WIB. Namun, usai pertandingan, pria berusia 30 tahun itu langsung melompati octagon dan mengajak berkelahi tim pelatih Conor McGregor.
(Baca juga: Ditawari Gabung WWE, Khabib Ancam Keluar dari UFC)
Pria asal Rusia itu dinilai tidak bisa mengendalikan emosinya. Walau ada provokasi bernada rasis dari tim pelatih Conor McGregor, tindakan yang memicu keributan tersebut tidak dibenarkan. Pun begitu, Khabib langsung meminta maaf dalam konferensi pers.
Ia juga sempat meminta maaf kepada pelatihnya, Javier Mendez, saat digiring masuk ke dalam ruang ganti usai keributan. Dari gerak bibirnya, Khabib terlihat menyebut kalau dirinya menjadi orang lain saat itu.

“Maaf pelatih. Ini bukan saya, ini bukan saya,” ujar Khabib dalam sebuah tayangan video, dinukil dari Fox Sports, Sabtu (13/10/2018).
“Saya sudah katakan sebelumnya, dia (Conor) pasti akan menyerah. Dia tidak bisa bertarung untuk lima ronde,” imbuh petarung asal region Dagestan itu saat dibawa ke ruang ganti.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.