nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PBSI Fokus Benahi Ganda Putri

Firdaus Kresna Putra, Jurnalis · Sabtu 29 November 2014 04:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2014 11 29 40 1072212 pbsi-fokus-benahi-ganda-putri-NtMDeLnhwa.jpg PBSI fokus benahi ganda putri. (Foto: Okezone)

MAKAU – Kepala Pelatih Ganda Putri Pelatnas PBSI, Eng Hian, mengaku tak puas dengan hasil yang didapat pada kejuaran Macau Open Grand Prix Gold 2014. Ia mengatakan pihaknya akan terus berbenah pada sektor ganda putri bulutangkis menjelang Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Sektor ganda putri Indonesia masih belum membuahkan hasil maksimal di turnamen berhadiah total 120 ribu dollar AS ini. Pasangan Suci Rizki Andini/Tiara Rosalia Nuraidah yang menjadi unggulan keempat, terhenti di babak perempatfinal dari pasangan asal China, Huang Yaqiong/Zhong Qianxin, 15-21 dan 11-21.

Padahal Suci/Tiara merupakan salah satu ganda putri andalan selain pasangan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari. Namun performa kedua pemain ini dinyatakan belum maksimal oleh sang pelatih. Apalagi seminggu sebelumnya, Suci/Tiara juga harus terhenti di babak pertama turnamen Hong Kong Open Super Series 2014.

"Saya pribadi merasa tidak puas dengan hasil di turnamen ini. Yang masih kurang itu kualitas permainan, terlihat dari hasilnya. Di turnamen penutup tahun ini, Suci/Tiara tidak menunjukkan kemajuan. Jadi kemungkinan tahun depan akan saya rombak. Perubahan mungkin juga terjadi di pasangan lainnya, mulai turnamen Malaysia dan India Grand Prix Gold 2015,” tutur Eng, seperti dilansir Badmintonindonesia.org, Sabtu (29/11/2014).

"Kalau untuk Suci/Tiara, masalahnya bukan di teknis, tetapi non teknis. Termasuk pada pertandingan perempatfinal ini. Saya sudah ingatkan dari jauh-jauh hari kepada mereka berdua. Kalau soal teknis, sudah tugas saya untuk membantu. Masalah non teknis, saya hanya bisa mengingatkan, sisanya kembali lagi ke mereka. Seberapa jauh sih mereka ingin kompak dengan pasangannya?" beber mantan pemain ganda putra ini.

Ia juga menuturkan untuk program jelang Olimpiade Rio de Janeiro 2016, ganda putri masih mencari satu kombinasi pasangan yang kuat, selain Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari.

“Saya ingin keikutsertaan pasangan yang nanti dibentuk ini bukan cuma sekadar partisipasi, tetapi fokusnya sudah untuk dapat medali,” tutupnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini