WACANA untuk menghukum pembalap yang mangkir dari event promosi MotoGP mulai 2027 mendapat kecaman keras dari Pedro Acosta. Satu suara dengan Marc Marquez, ia merasa tidak ada yang bisa memaksa seorang pembalap melakukan sesuatu.
Jelang MotoGP Mandalika 2026 akhir pekan lalu, muncul kabar soal kewajiban pembalap mengikuti event promosi mulai musim depan. Bila absen, mereka bisa dikenai denda hingga 5.000 Euro (setara Rp100 juta)!
Aturan ini berlaku untuk ‘Hero Walk’ yang diadakan setiap Minggu pagi jelang balapan. Pembalap harus menghabiskan minimal 10 menit untuk menyapa penggemar dan mengikuti event promosi.
Masalahnya, jenis sanksi yang dikenakan akan semakin berat jika absen untuk kali kedua, ketiga, dan seterusnya. Paling parah, mereka bisa saja dihukum yang berkaitan dengan sisi olahraga.
Marc Marquez sudah menyatakan keberatannya dengan wacana tersebut. Pendapat serupa diutarakan Acosta yang akan jadi rekan setimnya di Ducati Lenovo pada 2027.
“Betul-betul tidak sepakat (dengan hukuman). Anda tidak bisa memaksa pembalap melakukan sesuatu, melihat semua hal yang terjadi terhadap pembalap, yang mungkin tidak diketahui penyelenggara,” kata Acosta, dikutip dari Crash, Selasa (13/10/2026).