Kepindahannya ke Eropa berlanjut dengan proses permohonan menjadi Warga Negara Belanda yang resmi ia dapatkan pada 2001. Di bawah bendera Negeri Kincir Angin, Mia membuktikan bahwa kualitas permainannya belum pudar.
Mia mendominasi panggung bulu tangkis Benua Biru dengan menyabet berbagai gelar bergengsi di level Eropa. Puncak pencapaian keduanya tercipta saat ia menyumbangkan medali perak untuk Belanda pada Olimpiade Athena 2004.
Pencapaian langka ini menjadikan Mia Audina sebagai satu-satunya atlet bulu tangkis yang berhasil mengoleksi medali Olimpiade untuk dua negara berbeda. Perjalanan hidupnya tetap dikenang sebagai salah satu kisah paling fenomenal dalam sejarah olahraga tepok bulu dunia.
(Rivan Nasri Rachman)