Kisah Perjalanan Mia Audina, Alasan di Balik Keputusan Tinggalkan Pelatnas PBSI hingga Jadi Ratu Bulu Tangkis Eropa

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Jum'at 04 September 2026 15:00 WIB
Legenda bulu tangkis Indonesia, Mia Audina. (Foto: PBSI)
Share :

MIA Audina Tjiptawan mencatatkan namanya dalam sejarah bulu tangkis dunia sebagai atlet berbakat luar biasa. Pemain kelahiran Jakarta ini sudah mampu mencuri perhatian publik olahraga internasional sejak usianya masih sangat muda.

Label "Si Anak Ajaib" melekat padanya berkat performa impresif di panggung persaingan internasional. Pada usia 14 tahun, Mia sukses menjadi penentu kemenangan tim Indonesia saat meraih trofi Piala Uber 1994.

Kehebatannya berlanjut saat mempersembahkan medali perak untuk Indonesia pada Olimpiade Atlanta 1996 di usia 17 tahun. Prestasi tersebut menjadikannya salah satu peraih medali Olimpiade termuda dalam sejarah cabang olahraga bulu tangkis.

1. Mundurnya sang Bintang dari Pelatnas PBSI

Memasuki akhir era 1990-an, dinamika kehidupan pribadi Mia Audina mengarahkan kariernya ke persimpangan jalan. Keputusan besar diambil usai ibunda tercinta yang menjadi penopang kariernya meninggal dunia.

Kesedihan mendalam atas kepergian sosok tercinta tersebut memengaruhi perjalanan kariernya di Tanah Air. Di saat bersamaan, Mia memutuskan untuk menikah dengan pria berkebangsaan Belanda, Tylio Lobman, pada tahun 1999.

Mia Audina

Kombinasi antara masa duka dan niat untuk mendampingi sang suami membuatnya mengajukan pengunduran diri dari Pelatnas PBSI. Langkah tersebut sekaligus menandai akhir dari pengabdian awalnya bagi bulu tangkis Indonesia.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya