Pun begitu, Martin mengaku dua tahun lalu sangat terobsesi dengan kemenangan. Tapi, hal itu justru menguras energinya. Ia pun memilih untuk fokus mencetak hasil sebaik mungkin tanpa ada obsesi apa-apa.
“Dua tahun lalu, saya benar-benar terobsesi dengan kemenangan, berusaha keras di depan. Tapi, sejujurnya, itu menguras energy saya,” tegas Martin.
“Jadi, saya sekarang tidak hanya fokus pada hasil, tetapi juga menjadi atlet yang lebih baik dan Jorge yang lebih baik. Kami sudah melakukan hal-hal yang benar dan memimpin (di klasemen),” tandasnya.
Martin tidak asal bicara. Ia kini memimpin klasemen MotoGP 2026 dengan 240 poin, hasil dari sekali menang dan lima podium, dalam 12 seri!
(Wikanto Arungbudoyo)