JAKARTA - Pembalap Tim Monster Energy Yamaha MotoGP, Fabio Quartararo, blak-blakan soal kepindahannya ke Honda HRC Castrol untuk musim depan. Kepindahannya ke tim rival ini sempat mengejutkan publik.
Diketahui, pabrikan-pabrikan asal Jepang kini tampak lebih hati-hati dalam melakukan pembaruan pada motor. Hal ini berbanding terbalik dengan pabrikan-pabrikan Eropa yang lebih berani mengambil risiko dalam pengembangan motor.
Tim Honda pada 2026 belum menunjukkan kemajuan berarti. Setelah sempat meraih kemenangan dan beberapa kali podium pada MotoGP 2025, tapi tahun ini cenderung tak ada kemajuan.
"Menurut saya, situasinya tidak benar-benar sama karena ada banyak hal, baik di dalam maupun di luar lintasan, yang saya lihat berbeda," kata Quartararo, melansir Crash, Rabu (12/8/2026).
"Namun, dengan adanya aturan baru dan motor baru, saya rasa ini adalah sebuah pertaruhan, meski saya sudah melihat berbagai hal," ucapnya.
Ia mengaku telah melakukan banyak pertemuan dengan banyak tim, termasuk Honda, sebelum memutuskan pindah. Ia pun akhirnya tertarik untuk bergabung ke Honda.
"Kami mengadakan banyak pertemuan dengan berbagai tim—termasuk Honda—yang membuat saya ingin menjadi bagian dari proyek tersebut, serta kemajuan yang mereka capai dengan motor untuk tahun 2027," ujarnya.
"Saya merasa harus bergabung ke sana," ujarnya.
Pembalap asal Prancis tersebut mengaku telah mengidolai tim Honda sejak kecil. Karena itu, meski Honda tengah mengalami masa sulit dalam beberapa musim terakhir, ia mengaku melihat adanya perkembangan.
"Dulu, saat masih kecil, saya mengidolakan dua tim, jadi ini seperti mewujudkan impian masa kecil. Meskipun mereka sempat mengalami masa-masa sulit—terutama dua tahun lalu—mereka telah banyak berkembang. Menurut saya, akan sangat menarik untuk melihat motor mereka tahun depan," ujarnya.