JAKARTA - Pembalap Ducati Lenovo, Team Francesco "Pecco" Bagnaia, mengaku bingung dengan hasil MotoGP Inggris 2026, akhir pekan kemarin. Ia akhirnya gagal finish pada balapan tersebut.
Pecco memulai balapan dari posisi ke-16. Ini merupakan posisi start terburuknya musim ini.
Bagnaia sempat kehilangan posisi di lap-lap awal. Ia lalu naik ke posisi ke-15 saat pembalap di depannya mengalami kecelakaan.
Namun, pembalap tim pabrikan Ducati itu kemudian masuk dalam daftar pembalap yang gagal finis pada lap kesembilan dari total 20 lap.
“Jujur saja, ini sangat aneh. Saya belum pernah kehilangan kendali ban depan saat keluar dari tikungan,” ujar Pecco Bagnaia, melansir Crash, Selasa (11/8/2026).
“Saat melihat datanya, sulit untuk menemukan penyebab pastinya. Satu-satunya hal yang jelas adalah saya kehilangan kendali ban depan sepenuhnya dalam hitungan milidetik. Jadi, ini sangat aneh, tapi itulah yang terjadi," katanya.
Ia mengaku sulit untuk menerima hal itu. Terlebih akhir pekan ini menjadi salah satu yang tersulit pada musim ini.
“Saya kesulitan untuk—bukan sekadar menjadi cepat, karena saya memang tidak pernah tampil cepat—tapi saya kesulitan untuk sekadar mendekati posisi 10 besar sepanjang akhir pekan," tutur Pecco Bagnaia.
“Hari ini ada sedikit peluang untuk finis di 10 besar. Namun, saya sangat kesulitan, dan kami harus bangkit dari situasi ini, karena saya tidak ingin mengalami akhir pekan seperti ini lagi,” ucapnya.