Namun, pengunduran diri Saut bukan satu-satunya kabar perombakan dari mess Cipayung pada pertengahan tahun ini. Mulai 1 Juli 2026, Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI juga resmi memulangkan tiga atlet dari sektor ganda putri pratama ke klub asal mereka masing-masing.
Kebijakan tegas ini diambil setelah pengurus teras melakukan rapat evaluasi menyeluruh mengenai rapor performa para atlet. Penilaian tersebut didasarkan pada grafik pencapaian prestasi di turnamen, kedisiplinan dan kualitas latihan sehari-hari, raihan Key Performance Index (KPI), serta durasi lamanya sang atlet menghuni Pelatnas.
Tiga nama srikandi muda yang didegradasi dan dikembalikan ke klub asalnya adalah Jania Novalita Situmorang serta Nabila Cahya Permata Ayu (kembali ke PB Jaya Raya, Jakarta). Sementara satu atlet lainnya adalah Riska Anggraini yang dipulangkan ke klub PB Djarum, Kudus.
(Rivan Nasri Rachman)