Marc Marquez Buka-Bukaan, Akui Sempat Bahas Peluang Balikan dengan Honda untuk MotoGP 2027

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Rabu 01 Juli 2026 08:05 WIB
Pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez. (Foto: Instagram/ducaticorse)
Share :

PEMBALAP Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez baru saja membuat pengakuan mengejutkan mengenai masa depannya di MotoGP. Juara dunia tujuh kali tersebut membeberkan dirinya sempat melakukan pembicaraan informal dengan mantan timnya, Honda, untuk peluang kembali bekerja sama pada musim 2027 mendatang.

Kabar ini mencuat tepat setelah Marquez meresmikan perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun bersama Ducati. Negosiasi kontrak baru ini sebelumnya sempat berjalan alot dan tertunda berbulan-bulan akibat negosiasi yang rumit antara pihak pabrikan dan manajemen MotoGP.

Meskipun kesepakatan konon sudah tercapai sejak sebelum tes pramusim, kedua belah pihak kabarnya sempat berbeda pendapat mengenai durasi kontrak. Sebagaimana diketahui, setelah pindah ke skuad Gresini pada 2024, Marquez sukses promosi ke tim pabrikan Ducati setahun setelahnya dan berhasil merengkuh gelar juara dunia.

1. Nyaris CLBK dengan Honda

Dalam wawancara eksklusif bersama DAZN Spanyol, Marquez tidak menampik adanya obrolan dengan kubu HRC (Honda Racing Corporation). Namun, pembalap berjuluk Baby Alien itu menegaskan sejak awal bahwa prioritas utamanya adalah bertahan dengan Ducati.

“Ada percakapan informal, tetapi saya tahu pasti bahwa saya ingin mendengar keputusan dari Ducati terlebih dahulu,” ungkap Marquez kepada DAZN, dikutip dari Crash, Rabu (1/7/2026).

Marc Marquez. (Foto: Instagram/ducaticorse)

Marquez menambahkan bahwa kenyamanan di Ducati saat ini menjadi alasan utama untuk tidak gegabah berpindah haluan.

"Jika saya sudah merasa bahagia, saya tidak akan terjebak dalam tarik-ulur untuk pergi ke sana atau ke mari. Dan bersama Ducati, kami duduk bersama dan langsung saling cocok," lanjutnya.

Marquez sendiri memiliki sejarah yang sangat panjang dan emosional bersama pabrikan asal Jepang tersebut. Menjalani debut kelas primer pada 2013, ia sukses mempersembahkan enam dari tujuh gelar juara dunia MotoGP miliknya untuk Honda.

 

2. Belajar dari Pengalaman

Hubungan keduanya juga sangat kuat, terbukti saat Honda tetap setia mendampingi dan menghormati kontrak bernilai besar ketika Marquez dihantam cedera parah pada tahun 2020. Sayangnya, ketika kondisi fisik Marquez mulai pulih, performa motor Honda justru merosot tajam di lintasan.

Hal itulah yang memaksa Marquez mengambil keputusan berat untuk memutus kontraknya setahun lebih awal di akhir musim 2023. Demi mengembalikan performa terbaiknya, ia rela bergabung ke Gresini tanpa bayaran demi bisa menunggangi motor Ducati yang kompetitif.

Marc Marquez (Dok MotoGP)

Marquez mengakui bahwa opsi untuk kembali membela Honda sebenarnya sangat menggoda dari sisi sentimental. Namun, pada akhirnya Marquez memilih untuk bersikap realistis demi karier balapnya yang penuh risiko.

"Kembali ke Honda akan sangat romantis, dan jelas saya sangat menginginkannya. Tetapi saya sudah mengambil cukup banyak risiko di lintasan," sambung Marquez.

 “Ada kalanya Anda harus menimbang segala sesuatu dengan kepala Anda, bukan dengan hati, seperti keputusan terakhir yang saya buat (untuk meninggalkan Honda). Dan itu berhasil dengan baik untuk saya,” pungkasnya.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya