PEMBALAP Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez baru saja membuat pengakuan mengejutkan mengenai masa depannya di MotoGP. Juara dunia tujuh kali tersebut membeberkan dirinya sempat melakukan pembicaraan informal dengan mantan timnya, Honda, untuk peluang kembali bekerja sama pada musim 2027 mendatang.
Kabar ini mencuat tepat setelah Marquez meresmikan perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun bersama Ducati. Negosiasi kontrak baru ini sebelumnya sempat berjalan alot dan tertunda berbulan-bulan akibat negosiasi yang rumit antara pihak pabrikan dan manajemen MotoGP.
Meskipun kesepakatan konon sudah tercapai sejak sebelum tes pramusim, kedua belah pihak kabarnya sempat berbeda pendapat mengenai durasi kontrak. Sebagaimana diketahui, setelah pindah ke skuad Gresini pada 2024, Marquez sukses promosi ke tim pabrikan Ducati setahun setelahnya dan berhasil merengkuh gelar juara dunia.
Dalam wawancara eksklusif bersama DAZN Spanyol, Marquez tidak menampik adanya obrolan dengan kubu HRC (Honda Racing Corporation). Namun, pembalap berjuluk Baby Alien itu menegaskan sejak awal bahwa prioritas utamanya adalah bertahan dengan Ducati.
“Ada percakapan informal, tetapi saya tahu pasti bahwa saya ingin mendengar keputusan dari Ducati terlebih dahulu,” ungkap Marquez kepada DAZN, dikutip dari Crash, Rabu (1/7/2026).
Marquez menambahkan bahwa kenyamanan di Ducati saat ini menjadi alasan utama untuk tidak gegabah berpindah haluan.
"Jika saya sudah merasa bahagia, saya tidak akan terjebak dalam tarik-ulur untuk pergi ke sana atau ke mari. Dan bersama Ducati, kami duduk bersama dan langsung saling cocok," lanjutnya.
Marquez sendiri memiliki sejarah yang sangat panjang dan emosional bersama pabrikan asal Jepang tersebut. Menjalani debut kelas primer pada 2013, ia sukses mempersembahkan enam dari tujuh gelar juara dunia MotoGP miliknya untuk Honda.