TURNAMEN biliar bergengsi, Predator-PBC Indonesia International Open 2026, siap menyelenggarakan babak main event pada tanggal 1 hingga 4 Juli 2026. Bertempat di Pro Billiard Center (PBC) yang berlokasi di iNews Tower, Jakarta Pusat, kejuaraan level dunia ini akan memfokuskan persaingan sengit para bintang pada kategori Men’s 10-Ball Open.
Tidak tanggung-tanggung, ajang berskala global ini menyediakan total hadiah fantastis sebesar USD100.000 atau sekira Rp1,78 miliar! Sebanyak 128 atlet biliar akan membanjiri Jakarta yang berasal lebih dari 20 negara di seluruh dunia.
Keberadaan kejuaraan internasional di Tanah Air ini dinilai menjadi katalis utama pesatnya perkembangan prestasi olahraga sodok bola di Indonesia. Ketua Umum PB POBSI, Hary Tanoesoedibjo, menegaskan hadirnya kompetisi internasional secara berkelanjutan merupakan kunci utama dalam memicu ekosistem biliar agar semakin maju dan berkembang di Tanah Air.
"Billiar kita lihat cukup berkembang di mana-mana dan salah satu yang bisa men-trigger adalah kompetisi agar billiard lebih berkembang lagi. Kita mulai dari kompetisi daerah, kompetisi nasional dan akhirnya kita beranikan untuk kompetisi internasional," ujar Hary Tanoe saat memberikan keterangan mengenai pentingnya gelaran Predator-PBC Indonesia International Open 2026.
Apresiasi dari Menpora Erick Thohir
Senada dengan hal tersebut, apresiasi serta dukungan penuh juga mengalir dari pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI). Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menyampaikan kehadiran kompetisi berkualitas tinggi berskala internasional seperti ini merupakan instrumen mutlak melahirkan talenta swasembada baru yang berprestasi tinggi di masa depan.
"Dengan banyaknya turnamen seperti ini akan melahirkan atlet-atlet baru berkualitas. Kami memiliki pelatnas untuk multi event yang bekerjasama dengan KOI dan KONI tetapi itu tidak cukup jika tidak ada kompetisi," ungkap Menpora Erick Thohir.