Saksikan Aksi Terbaik Atlet Biliar di Predator-PBC Indonesia International Open 2026, Live di RCTI+ & VISION+!

Ramdani Bur, Jurnalis
Selasa 30 Juni 2026 16:12 WIB
Predator-PBC Indonesia International Open 2026 digelar di Pro Billiar Center pada 1-14 Juli 2026. (Foto: RCTI+)
Share :

TURNAMEN biliar bergengsi, Predator-PBC Indonesia International Open 2026, siap menyelenggarakan babak main event pada tanggal 1 hingga 4 Juli 2026. Bertempat di Pro Billiard Center (PBC) yang berlokasi di iNews Tower, Jakarta Pusat, kejuaraan level dunia ini akan memfokuskan persaingan sengit para bintang pada kategori Men’s 10-Ball Open.

Tidak tanggung-tanggung, ajang berskala global ini menyediakan total hadiah fantastis sebesar USD100.000 atau sekira Rp1,78 miliar! Sebanyak 128 atlet biliar akan membanjiri Jakarta yang berasal  lebih dari 20 negara di seluruh dunia.

1. Bukti Berkembangnya Olahraga Biliar di Indonesia

Ketua Umum PB POBSI Hary Tanoesoedibjo antusias sambut PBC-Predator Indonesia International Open 2026. (Foto: Aziz Indra/Okezone)

Keberadaan kejuaraan internasional di Tanah Air ini dinilai menjadi katalis utama pesatnya perkembangan prestasi olahraga sodok bola di Indonesia. Ketua Umum PB POBSI, Hary Tanoesoedibjo, menegaskan hadirnya kompetisi internasional secara berkelanjutan merupakan kunci utama dalam memicu ekosistem biliar agar semakin maju dan berkembang di Tanah Air.

"Billiar kita lihat cukup berkembang di mana-mana dan salah satu yang bisa men-trigger adalah kompetisi agar billiard lebih berkembang lagi. Kita mulai dari kompetisi daerah, kompetisi nasional dan akhirnya kita beranikan untuk kompetisi internasional," ujar Hary Tanoe saat memberikan keterangan mengenai pentingnya gelaran Predator-PBC Indonesia International Open 2026.

Apresiasi dari Menpora Erick Thohir

Senada dengan hal tersebut, apresiasi serta dukungan penuh juga mengalir dari pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI). Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menyampaikan kehadiran kompetisi berkualitas tinggi berskala internasional seperti ini merupakan instrumen mutlak melahirkan talenta swasembada baru yang berprestasi tinggi di masa depan.

"Dengan banyaknya turnamen seperti ini akan melahirkan atlet-atlet baru berkualitas. Kami memiliki pelatnas untuk multi event yang bekerjasama dengan KOI dan KONI tetapi itu tidak cukup jika tidak ada kompetisi," ungkap Menpora Erick Thohir.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya