ASSEN – Marc Marquez mengakui Ducati Lenovo memenuhi permintaannya untuk opsi perpanjangan kontrak hanya setahun. Pada akhirnya, ia memutuskan untuk menetap hingga MotoGP 2028.
Negosiasi kontrak Marquez berlarut-larut. Di awal MotoGP 2026, terungkap fakta sang pembalap menginginkan formula 1+1 alias perpanjangan setahun dengan tahun kedua sebagai opsi.
Kuat dugaan, Marquez ingin melihat dulu seperti apa performa Ducati di MotoGP 2027 yang akan diwarnai regulasi baru. Bila tidak sesuai harapan, ia punya opsi untuk pindah pada MotoGP 2028.
Pada akhirnya, Marquez memutuskan tanda tangan kontrak baru dengan durasi dua musim. Ia mengakui opsi untuk memperpanjang hanya setahun sempat dipenuhi oleh Ducati.
Lebih lanjut, pria asal Spanyol itu mengakui Ducati adalah opsi pertamanya untuk musim depan. Negosiasi bahkan sudah dimulai sejak fase akhir MotoGP 2025.
Tapi, perundingan sempat terhenti gara-gara kecelakaan di MotoGP Mandalika 2025. Marquez mengaku ingin melihat dulu kondisi bahunya baru tanda tangan kontrak.
“Ducati selalu jadi opsi pertama. Kami mulai bicara di akhir musim lalu. Lalu, kami berhenti berunding karena saya bilang, saya butuh melihat seperti apa kondisi bahu saya setelah Indonesia,” papar Marquez.
“Saya takut karena dalam setiap operasi, Anda akan kekurangan beberapa persen (kekuatan). Itulah kenapa saya bilang tunggu dulu,” tandasnya.
Masa depan yang sudah pasti itu membuat Marquez jadi lebih tenang menghadapi MotoGP Belanda 2026 pekan ini. Lomba akan digelar di Sirkuit TT Assen, Assen, Minggu (28/6/2026) pukul 19.00 WIB.
(Wikanto Arungbudoyo)