Respons Berkelas Anthony Ginting Usai Tak Bisa Tampil di Indonesia Open 2026

Bagas Abdiel, Jurnalis
Senin 01 Juni 2026 20:10 WIB
Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting. (Foto: PBSI)
Share :

JAKARTA – Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, dipastikan harus absen dari panggung bergengsi Indonesia Open 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta pada 2–7 Juni 2026. Langkah pebulu tangkis asal Cimahi ini terganjal akibat perolehan peringkat dunianya saat ini yang belum mencukupi untuk menembus slot babak utama turnamen berlevel BWF Super 1000 tersebut.

Absennya Ginting –sapaan akrab Anthony– menjadi kabar yang cukup disayangkan bagi para penggemar bulu tangkis di Tanah Air. Begitu pula dengan sang pemain berusia 29 tahun itu yang harus memendam kerinduannya untuk tidak bisa menyapa serta beraksi langsung di hadapan publik sendiri pada edisi Indonesia Open tahun ini.

Meski demikian, peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu memilih untuk menerima keadaan dengan lapang dada. Menurutnya, kondisi sulit saat ini harus dijadikan sebagai bahan evaluasi dan motivasi tambahan demi menatap target jangka panjang, sekaligus mempersiapkan diri dengan lebih matang menghadapi rangkaian turnamen berikutnya.

1. Kerinduan Atmosfer Istora

"Ya pastinya Indonesia Open kan khususnya buat kita momen yang paling ditunggu-tunggu lah ya, main di Indonesia. Terus juga kan di rumah sendiri segala macam, lihat ada support dari teman-teman semua yang datang ke Istora khususnya," ujar Ginting di Pelatnas PBSI Cipayung pekan lalu, dikutip Senin (1/6/2026).

Anthony Sinisuka Ginting. (Foto: Cikal Bintang/Okezone)

"Pastinya sangat excited setiap mau main di situ, cuma memang ini kondisinya begini, saya pribadi harus terima dan ya coba buat lebih mikir panjang lagi lah, maksudnya di depan pasti ada pertandingan lain lagi," tambahnya.

Ginting diketahui masih berjuang keras untuk mengembalikan performa terbaiknya setelah sempat dihantam cedera dan melewati masa-masa sulit dalam beberapa waktu terakhir. Posisinya yang saat ini tercecer di peringkat 44 dunia membuatnya secara regulasi tidak dapat melaju ke babak utama Indonesia Open.

 

2. Rencana Menjadi Penonton

Meski gagal unjuk gigi tahun ini, Ginting tetap memelihara optimisme tinggi untuk bisa kembali mengandalkan raketnya di Indonesia Open pada tahun depan. Ia sangat percaya bahwa dirinya masih memiliki peluang besar untuk mendongkrak kembali peringkat dunianya dan merasakan atmosfer magis Istora Senayan lagi.

"Enggak menutup kemungkinan tahun depan bisa main lagi di Indonesia. Jadi memang fokusnya buat siapin ke turnamen-turnamen berikutnya aja sih," sambung Ginting.

Anthony Sinisuka Ginting. (Foto: PBSI)

Sementara itu, Ginting juga membuka peluang untuk tetap hadir di Istora, namun kali ini sebagai penonton di tribun apabila memiliki waktu luang. Kendati demikian, ia belum bisa memastikan secara mutlak apakah bisa memberikan dukungan langsung secara penuh kepada rekan-rekan senegaranya yang tengah berjuang.

"Mudah-mudahan (nonton di Istora) kalau waktunya ada. Ya enggak tahu sih kalau (ada acara khusus), cuma kan memang next week-nya ke Australia, jadi memang ya kalau ada waktunya luang bisa datang support teman-teman," tutupnya.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya