NINGBO – Pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, enggan berpuas diri meski telah memastikan tempat di babak 16 besar Badminton Asia Championships (BAC) 2026. Keduanya memilih langsung fokus melakukan evaluasi mandiri guna menjaga performa pada fase selanjutnya, terlebih mereka merasa masih banyak hal kekurangan yang terlihat di babak 32 besar.
Kepastian tiket 16 besar diraih Jafar/Felisha usai menumbangkan wakil Hong Kong, Chan Yin Chak/Ng Tsz Yau, melalui pertarungan tiga gim dengan skor 21-9, 15-21, dan 21-15. Pertandingan tersebut digelar di Ningbo Olympic Sports Center, China, Selasa 7 April 2026.
Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu menyatakan rasa syukurnya atas kemenangan ini. Baginya, keberhasilan menembus babak 16 besar menjadi pemacu semangat untuk tampil lebih maksimal di laga-laga berikutnya.
"Kami masih harus meningkatkan konsistensi di permainan, jaga temponya. Kadang tempo kami tidak berubah tapi lawan yang berubah, itu yang harus kami bisa cepat sesuaikan," kata Felisha dalam keterangannya, dikutip Rabu (8/4/2026).
Atlet berusia 20 tahun itu mengakui ada beban tampil dalam BAC kali ini. Hal itu dikarenakan pada edisi sebelumnya mereka mendapatkan medali perunggu.
"Tekanan pasti ada karena tahun lalu hasil kami cukup baik di sini. Tantangannya pasti bagaimana bisa mengulang kembali hasil itu," tambahnya.
Sementara itu, Jafar Hidayatullah menegaskan tidak mudah untuk mengalahkan Chan Yin Chak/Ng Tsz Yau karena memberikan perlawanan ketat. Namun, dia dan Felisha mampu tampil apik dalam laga tersebut.
"Alhamdulillah pertandingan hari ini lancar, tidak ada cedera. Secara keseluruhan tidak ada masalah, mainnya cukup enak, hanya memang di gim kedua agak lengah. Sempat kendur dan speed-nya terlalu santai," sambung Jafar.
"Sudah unggul 8-4 jadi tersusul dan akhirnya panik sendiri. Kayak mau balikin temponya lagi, malah gerakannya yang buru-buru jadi beberapa kali miskom sama Felish," tutupnya.
(Rivan Nasri Rachman)