JAKARTA – Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Fajar Alfian, memberikan analisis mendalam terkait hasil undian grup Piala Thomas 2026. Pemain berpengalaman ini secara khusus menaruh perhatian pada grafik performa tim Prancis yang dinilainya tengah meroket dan berpotensi menjadi batu sandungan serius bagi skuad Merah Putih.
Piala Thomas dan Uber 2026 akan digelar di Horsens, Denmark, pada 24 April hingga 3 Mei 2026. Skuad Merah Putih tergabung dalam Grup D bersama Thailand, Prancis, dan Aljazair.
Bisa dibilang, ini adalah grup berat karena Thailand dan Prancis merupakan lawan kuat. Meski Indonesia berstatus sebagai pengoleksi gelar terbanyak di ajang tersebut, lawan-lawan yang dihadapi jelas bukan lawan yang mudah.
Thailand saat ini memiliki pemain dengan kualitas yang apik, baik di sektor tunggal maupun ganda. Prestasi terbaik mereka di Piala Thomas adalah menjadi runner-up pada edisi 1961 silam.
Sementara Prancis sama sekali belum pernah mencicipi gelar Piala Thomas. Namun demikian, Prancis saat ini bisa dibilang dihuni oleh generasi emas. Bahkan secara mengejutkan, mereka berhasil keluar sebagai juara dalam Kejuaraan Beregu Bulu Tangkis Eropa 2026.
Bicara soal peta persaingan, Fajar menyebut semua negara memiliki peluang yang sama. Secara khusus, ia menyoroti kekuatan Prancis. Sebab, Prancis saat ini dihuni oleh pemain-pemain kuat, terkhusus di sektor tunggal.
“Semua punya peluang ya apalagi Prancis bisa juara di Eropa. Luar biasa mereka punya tiga tunggal yang kuat dan gandanya sekarang juga bisa di split dengan pasangan lain,” kata Fajar saat ditemui di Pelatnas Cipayung, dikutip Kamis (2/4/2026).
“Jadi maupun Prancis dan Thailand punya kans masuk ke babak selanjutnya termasuk Indonesia,” tambahnya.