INDONESIA bersiap mencatatkan tinta emas dalam sejarah otomotif nasional pada akhir pekan ini. Untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade, tiga pembalap kebanggaan Tanah Air akan tampil bersamaan dalam satu pekan balap di ajang seri Amerika Serikat 2026.
Ketiga pembalap Indonesia itu adalah Mario Aji yang berlaga di kelas Moto2, Veda Ega Pratama di kelas Moto3, serta Dimas Pratama yang akan bertarung di ajang Harley Davidson Bagger World Cup.
Momen langka ini menjadi yang pertama kalinya sejak Moto2 Malaysia 2013, saat Doni Tata Pradita, Rafid Topan Sucipto, dan M. Fadli Immammuddin turun bersama di sirkuit yang sama. Kini, generasi baru balap Indonesia siap melanjutkan tongkat estafet tersebut di Circuit of The Americas (CoTA), Austin, Amerika Serikat, pada 27–29 Maret 2026.
Kepercayaan diri kontingen Indonesia sedang berada di titik tertinggi menyusul performa fenomenal Veda Ega Pratama di seri sebelumnya. Di Sirkuit Ayrton Senna, Brasil, Veda berhasil mengukir sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang naik podium di ajang Grand Prix dengan finis di posisi ketiga.
Keberhasilan ini diraih lewat aksi heroik pada putaran terakhir setelah balapan sempat dihentikan akibat bendera merah (red flag). Momen emosional sempat terekam saat Mario Suryo Aji, senior Veda di Honda Team Asia, memberikan pelukan hangat tepat sebelum balapan Moto2 dimulai.
Mario yang kini berusia 22 tahun tampak bangga merayakan pencapaian juniornya tersebut.
"Saya tidak menyangka akan naik podium secepat ini," ujar Veda yang baru berusia 17 tahun itu.