BERIKUT lima juara dunia MotoGP yang kontraknya habis di penghujung 2026. Salah satunya adalah Marc Marquez!
MotoGP akan memasuki era baru pada 2027. Alhasil, pembalap dan tim tengah wait and see untuk melihat mana yang akan punya prospek untuk mendominasi mulai musim depan.
5 Juara Dunia MotoGP yang Kontraknya Habis di 2026
Juara dunia MotoGP 2025 ini akan habis kontrak bersama Ducati Corse. Marquez diikat pabrikan asal Italia itu hingga akhir MotoGP 2026 setelah resmi bergabung pada pertengahan 2024.
Namun, perpanjangan kontrak juara dunia MotoGP tujuh kali ini nyaris rampung. Marquez kemungkinan akan bertahan hingga 2028 bersama tim asal Italia tersebut.
Serupa dengan Marquez, juara dunia MotoGP dua kali ini juga akan habis kontrak pada 2026. Bagnaia terakhir menandatangani perjanjian dengan Ducati pada 2024 untuk dua musim ke depan.
Ducati memang terbiasa memberikan kontrak berdurasi dua musim atau dua tahun. Namun, besar kemungkinan Bagnaia hengkang ke tim lain yakni Aprilia Racing!
Juara dunia MotoGP 2020 ini akan habis kontrak di penghujung 2026. Honda Racing Corporation hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda akan memperpanjang kerja sama.
Tim pabrikan asal Jepang itu disebut ingin mendatangkan satu pembalap papan atas di musim depan. Artinya, kursi di HRC hanya tinggal satu dan diperebutkan oleh Mir dan rekan setimnya Luca Marini.
Juara dunia MotoGP 2024 ini ada di persimpangan jalan. Kontraknya akan habis di Aprilia Racing pada akhir 2026. Namun, pilihan Martin tidak banyak!
Besar kemungkinan Aprilia mendepaknya di akhir musim. Apalagi, Martin sempat ingin hengkang pada awal 2026 karena merasa timnya kurang kompetitif. Patut dinanti ke mana pria asal Spanyol ini akan berlabuh.
Juara dunia MotoGP 2021 ini akan habis kontrak pada 2026. Quartararo bisa jadi akan lega setelah melihat Yamaha terus tertinggal dari para pesaingnya. Dengan begitu, ia bebas pindah ke mana saja.
Rumor paling kencang menyebut Quartararo akan bergabung dengan Honda! El Diablo akan diikat dengan kontrak berdurasi dua tahun atau hingga 2028.
(Wikanto Arungbudoyo)