Ade Resky adalah bukti nyata bahwa talenta Indonesia sangat diperhitungkan di Eropa Timur. Sulitnya menembus dominasi tunggal putra di Tanah Air membuatnya mantap pindah ke Azerbaijan pada 2017.
Keputusannya terbukti jitu demi mengejar mimpi tertinggi atlet dunia, yakni Olimpiade. Di bawah bendera Azerbaijan, Ade Resky berhasil mencatatkan namanya sebagai salah satu kontestan di nomor tunggal putra pada Olimpiade Tokyo 2020.
Pada 2025, pencapaian terbaik Ade Resky adalah menjadi runner-up di Bonn International 2025.
Selain Ade Resky, ada Keisha Fatimah Azzahra juga memilih Azerbaijan. Gadis kelahiran Pekanbaru, 12 Agustus 2003, ini pernah menunjukkan potensi besar dengan meraih posisi runner-up di Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI 2022.
Sayangnya, PBSI hanya mengambil juara pertama. Setelah itu, Keisha menerima tawaran Azerbaijan demi mengejar mimpinya tampil di panggung dunia. Sejak bergabung, ia telah menorehkan beberapa hasil apik, seperti runner-up Iran Fajr International Challenge 2025.
(Rivan Nasri Rachman)