BERIKUT 5 tips lari agar efektif turunkan berat badan akan dibahas pada artikel ini. Meski terlihat mudah, namun olahraga ini harus dilakukan dengan cara yang terstruktur agar efektif dalam penurunan berat badan.
Berlari merupakan olahraga yang cukup efektif untuk menurunkan berat badan. Namun, banyak juga orang yang sudah mencoba olahraga ini namun gagal menurunkan berat badannya. Kenapa seperti itu?
Inti dari penurunan berat badan yaitu membakar lebih banyak kalori dibandingkan dengan sejumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh. Dari penjelasan ini, dapat disimpulkan jika Anda rutin berlari tapi jumlah makanan yang masuk ke tubuh Anda maka penurunan berat badan akan terasa sulit.
Selain itu, terdapat dua cara agar bisa menurunkan berat badan dengan berlari. Yang pertama adalah menambah intensitas lari dan kedua mengurangi asupan kalori. Nah, artikel ini telah merangkum 5 tips lari agar efektif turunkan berat badan. Yuk disimak!
Berikut 5 Tips Lari Agar Efektif Turunkan Berat Badan
5. Memperhatikan Pola Makan
Sangat banyak manfaat lari, termasuk penurunan berat badan, akan tetapi lari bukanlah alasan untuk mengabaikan pola makan, terutama jika berusaha menurunkan berat badan. Alasannya, seseorang bisa mengalami penambahan berat badan apabila terlalu banyak makan ketika rajin lari.
Kebanyakan orang melebih-lebihkan kalori yang terbakar ketika lari. Sebagai pantauan yang sangat umum, kamu membakar sekitar 100 kalori per mil. Jadi, jika kamu lari sejauh dua atau tiga kilometer, kamu akan membakar sekitar 200 hingga 300 kalori.
Memakan makanan yang manis atau berkarbohidrat tinggi sehabis lari adalah hal yang sangat normal. Namun, kamu harus menjaga kemauan itu apabila sedang menurunkan berat badan dengan berlari.
4. Semangati Diri untuk Lari
Ketika membahas tentang penurunan berat badan, bergerak dan membakar kalori adalah hal yang sangat penting. Jika kamu menyukai lari sprint (lari cepat) karena tingkat kalori yang terbakar lebih tinggi per menit, maka lakukanlah dengan perlahan.
Apabila, lebih suka berjalan atau jogging lebih lambat, kamu hanya perlu bersantai untuk membakar kalori tersebut.
Sebuah penelitian di Medicine & Science in Sports & Exercise mengemukakan, bahwa pelari mengalami penurunan berat badan lebih banyak dibanding berjalan kaki selama enam tahun, mungkin karena efek afterburn. Berlari dengan intensitas tinggi akan menghasilkan afterburn, yang dimana tubuh terus membakar kalori saat tidak lagi bergerak.