Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Erick Thohir Bahagia Target Indonesia di Asian Games 2026 Terlampaui, Panahan Raih Emas Perdana!

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Jum'at, 02 Oktober 2026 |08:45 WIB
Erick Thohir Bahagia Target Indonesia di Asian Games 2026 Terlampaui, Panahan Raih Emas Perdana!
Erick Thohir Bahagia Target Indonesia di Asian Games 2026å Terlampaui, Panahan Raih Emas Perdana! (Dok Okezone/Cikal Bintang)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir bahagia atas prestasi yang diraih atlet panahan putri Nurisa Dian Ashrifah. Pemanah itu berhasil meraih medali emas di Asian Games 2026. Medali emas itu melampaui target kontingen Indonesia di Asian Games 2026. Tak hanya itu, ini menjadi medali emas pertama yang diraih Indonesia sepanjang sejarah gelaran Asian Games. 

Medali emas dipersembahkan atlet panahan Nurisa Dian Ashrifah yang turun di nomor Compound Women Individual. Nurisa memastikan posisi di podium tertinggi setelah tampil gemilang pada partai final menghadapi wakil Filipina, Amaya Amparo Cojuangco. Dalam pertandingan yang berlangsung ketat, Nurisa mencatatkan total 139 poin, unggul dua poin atas lawannya yang mengoleksi 137 poin.

1. Medali Emas Pertama dari Panahan

Keberhasilan Nurisa juga mencatatkan sejarah baru bagi olahraga Indonesia. Sejak Cabang panahan dipertandingkan secara resmi di Asian Games pada 1978, Medali tersebut menjadi emas pertama yang berhasil diraih Indonesia dari cabang olahraga panahan sepanjang keikutsertaan kontingen Merah Putih di ajang olahraga terbesar di Asia ini.

Nurisa Dian Ashrifah menyumbang medali emas di Asian Games 2026 (Foto: Instagram/@kemenpora)
Nurisa Dian Ashrifah menyumbang medali emas di Asian Games 2026 (Foto: Instagram/@kemenpora)

Erick Thohir menyampaikan apresiasi atas perjuangan Nurisa Dian Ashrifah yang mampu tampil tenang dan konsisten hingga pertandingan final. Menurut Menpora, keberhasilan tersebut menjadi semakin istimewa karena bukan hanya menyumbangkan emas kelima bagi Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, tetapi sekaligus menorehkan sejarah baru bagi panahan Indonesia.

“Alhamdulillah, Indonesia kembali mendapatkan emas. Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya untuk Nurisa Dian Ashrifah dan seluruh tim panahan Indonesia yang telah berjuang luar biasa. Ini adalah sejarah karena untuk pertama kalinya panahan Indonesia berhasil mempersembahkan medali emas di Asian Games, sejak resmi dipertandingkan pada 1978,” katanya, dikutip Jumat (2/10/2026). 

“Pertandingan final tadi sangat ketat, tetapi Nurisa mampu menjaga fokus dan konsistensinya sampai akhir. Ini menunjukkan bahwa untuk menjadi juara, kita harus berjuang sampai anak panah terakhir,” ujarnya. 

2. Emas Kelima

Medali persembahan Nurisa sekaligus menjadi emas kelima bagi Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, yang berarti kontingen Merah Putih berhasil melampaui target empat medali emas yang telah ditetapkan untuk Asian Games 2026.

“Emas kelima sudah kita dapatkan dan berarti target empat emas yang kita tetapkan sudah terlampaui,” tutur Erick Thohir. 

 

Meski begitu, ia meminta hal ini tidak membuat atlet lainnya terlena. 

“Saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memberikan dukungan dan doa kepada mereka. Kita harus terus mengawal perjuangan mereka sampai pertandingan terakhir,” ucapnya. 

Menpora menegaskan, setiap medali yang diraih Indonesia merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan atlet, pelatih, federasi, tim pendukung, serta berbagai pihak yang memastikan persiapan kontingen berjalan dengan baik. Catatan bersejarah yang ditorehkan panahan juga menunjukkan pentingnya pembinaan dan persiapan yang dilakukan secara konsisten agar semakin banyak cabang olahraga Indonesia mampu menciptakan prestasi baru di level Asia maupun dunia.

Nurisa Dian Ashrifah
Nurisa Dian Ashrifah

Karena itu, keberhasilan melampaui target juga menjadi momentum untuk mengapresiasi sekaligus mengevaluasi raihan medali cabang-cabang olahraga sebagai dasar untuk menetapkan kontingen menuju SEA Games 2027 dan Olimpiade Los Angeles 2028.

“Lima emas ini tentu kita syukuri, apalagi hari ini kita juga menyaksikan sejarah baru dari panahan. Tetapi kita tidak boleh berhenti pada pencapaian hari ini. Kita harus melihat prosesnya. Ada cabor yang berhasil melampaui ekspektasi, ada yang masih berjuang, dan ada juga yang harus kita evaluasi. Prestasi seperti yang ditorehkan Nurisa harus menjadi momentum untuk membangun prestasi yang lebih tinggi dan berkelanjutan menuju SEA Games 2027 dan Olimpiade 2028,” ujar Erick Thohir.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement