SEKRETARIS Jenderal PB POBSI, Achmad Fadil Nasution, menegaskan Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan biliar dunia melalui ajang Predator Pro Billiard Series Indonesia 2026. Adapun turnamen ini digelar di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Badung, Bali.
Turnamen yang berlangsung pada 28 September hingga 5 Oktober 2026 ini diikuti pebiliar elite dari puluhan negara. Kompetisi ini menjadi salah satu ajang paling bergengsi dalam kalender biliar internasional dengan total hadiah mencapai USD550.000 atau sekira Rp9,9 miliar.
Achmad Nasution menjelaskan, terdapat tiga nomor utama yang dipertandingkan dalam kejuaraan tersebut, yakni double putra, single putri, serta open putra. Ketiga nomor ini menjadi bagian dari rangkaian Predator Pro Billiard World Championship Series.
Baginya kepercayaan ini menjadi kedua kali Indonesia diepercaya sebagai tuan rumah kejuaraan biliar level dunia. Dengan status itu tentunya memberikan keuntungan bagi Indonesia, khususnya dalam meningkatkan jumlah partisipasi atlet nasional.
Pihaknya pun memanfaatkan momentum ini dengan menurunkan lebih banyak atlet Indonesia agar peluang meraih prestasi semakin terbuka di hadapan publik sendiri.
“Mohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar atlet kita bisa memberikan hasil terbaik di tiga nomor pertandingan ini,” ujar Achmad.