JAKARTA - Kontingen Sumatera Utara sukses merebut trofi bergilir Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) 2026 sekaligus mengakhiri puasa gelar juara umum selama sembilan tahun sejak terakhir kali menjuarainya pada 2017 silam.
Sumatera Utara keluar sebagai juara umum dengan torehan tiga medali emas, tiga perak, dan satu perunggu. Kontingen itu mengungguli tiga kontingen lainnya yang berasal dari Jawa Tengah dan Kepulauan Riau dan Jawa Barat.
Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) POBSI Sumatera Utara Muhammad Hidayat Batubara mengatakan keberhasilan tersebut menjadi modal evaluasi bagi timnya untuk menghadapi agenda olahraga nasional berikutnya. Bidikan selanjutnya yakni Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 2028 mendatang.
"Kejurnas ini adalah barometer untuk menentukan pencapaian di PON ke-22 di NTT dan NTB," kata Hidayat, Jumat (11/9/2026).
Menurut dia, masih terdapat waktu sekitar satu tahun untuk mempersiapkan atlet Sumatera Utara sebelum berlaga di PON XXII. Karena itu, ia meminta para atlet dan jajaran POBSI Sumut meningkatkan persiapan serta kerja keras untuk meraih prestasi yang lebih baik.
"Oleh karena itu masih ada waktu satu tahun lagi lebih kurang, kita harus lebih kerja keras untuk mengukir prestasi nanti di event yang berskala nasional bahkan juga untuk mempersiapkan pemain-pemain kita mengikuti event-event skala internasional," tambahnya.