Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kejurnas POBSI 2026 Resmi Ditutup, Hary Tanoesoedibjo Beri Pesan Khusus ke Daerah yang Belum Beruntung

Jonathan Simanjuntak , Jurnalis-Jum'at, 11 September 2026 |19:15 WIB
Kejurnas POBSI 2026 Resmi Ditutup, Hary Tanoesoedibjo Beri Pesan Khusus ke Daerah yang Belum Beruntung
Kejurnas POBSI 2026 resmi ditutup. (Foto: Aziz Indra/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Ajang bergengsi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI) 2026 akhirnya resmi berakhir pada Jumat (11/9/2026). Penutupan turnamen tahunan ini dilakukan langsung oleh Ketua Umum PB POBSI, Hary Tanoesoedibjo, bertempat di Puslatnas POBSI, iNews Tower, Jakarta.

Berdasarkan data rekapitulasi akhir turnamen, tercatat ada 17 kontingen daerah yang sukses mendulang medali dari berbagai kategori yang dipertandingkan. Di sisi lain, masih ada 11 kontingen dari provinsi berbeda yang belum berkesempatan membawa pulang medali pada edisi kali ini.

1. Pemerataan Prestasi

"Jadi diharapkan bagi provinsi yang belum berhasil lebih giat lagi supaya tahun depan bisa memperoleh medali," kata Hary di Puslatnas POBSI, iNews Tower, Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Kejurnas POBSI 2026 resmi ditutup. (Foto: Aziz Indra/Okezone)
Kejurnas POBSI 2026 resmi ditutup. (Foto: Aziz Indra/Okezone)

Hary menilai bahwa peningkatan intensitas latihan dari daerah-daerah tersebut akan membuat peta persaingan biliar nasional semakin kompetitif ke depannya. Kondisi ini diyakini mampu mendongkrak kualitas serta prestasi para atlet biliar secara menyeluruh di tanah air.

"Nah ini kita ingin biliar itu maju di seluruh tanah air di seluruh provinsi di Indonesia," tambahnya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement