PERJUANGAN luar biasa ditunjukkan oleh atlet balap sepeda gunung andalan Indonesia, Sayu Bella Sukma Dewi, di ajang Asian Games 2026. Di balik kesuksesannya mengharumkan nama bangsa, tersimpan rencana mulia terkait pengelolaan bonus yang akan ia terima.
Peraih medali perunggu tersebut berniat untuk kembali mengalokasikan hasil kerja kerasnya guna mengembangkan usaha rumah kontrakan yang telah dirintisnya sejak beberapa tahun terakhir di kampung halaman.
Sayu meraih medali perunggu dari nomor cross country putri di Obata Ryokuchi Park, Aichi-Nagoya, Jepang pada Kamis 24 September 2026 lalu. Atlet asal Bali tersebut mencatatkan waktu 1 menit 28,00 detik dalam perlombaan tersebut.
Prestasi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 membuat Sayu kembali mendapatkan bonus dari pemerintah. Dia mengatakan bonus yang diperoleh dari hasil perjuangan sebagai atlet harus dikelola secara bijak untuk memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Sayu diketahui sudah sekitar tiga tahun menjalankan usaha rumah yang disewakan. Bisnis tersebut dirintis setelah dirinya mendapatkan bonus dari prestasi di SEA Games 2023.
"Untuk usaha. Saya punya perumahan yang dikontrakan di Bali. Ada empat unit," kata Sayu kepada awak media di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Minggu (27/9/2026).
Sayu menyebut bonus yang diterimanya dari SEA Games 2023 menjadi modal awal untuk menjalankan bisnis tersebut. Kini, dia berencana kembali mengalokasikan bonus Asian Games untuk memperluas usaha yang telah berjalan.
Pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Sayu mendapatkan bonus sebesar Rp1 miliar atas medali perunggu yang diraihnya. Sementara itu, atlet peraih medali emas mendapatkan bonus Rp3 miliar dan peraih medali perak memperoleh Rp2 miliar.